Home / Berita Utama / Hukum / Internasional

Rabu, 16 November 2016 - 00:34 WIB

Lagi, Hacker Jebol 240 Miliar dari Server Electronic Art

Ilustrasilinkedin.com

Ilustrasilinkedin.com

PROGRES.ID, JAKARTA-  Electronic Art (EA) mengalami kerugian mencapai USD 15 hingga 18 juta atau sekitar Rp 240 miliar akibat server perusahaan dijebol sejumlah hacker.

Salah satu hacker yang tertuduh Anthony Clark telah diajukan untuk menjalani sidang di pengadilan. Dalam sidang tersebut Clark dituduh melakukan konspirasi dengan membuat sebuah alat yang bisa mengirimkan sinyal palsu ke server EA untuk membuat pertandingan palsu.

Baca Juga |  Wujudkan Birokrasi Bersih, KPP Pratama Curup Canangkan Zona Integritas

“Federal Bureau of Investigation (FBI) menuduh Clark dan rekannya mengeruk keuntungan senilai USD 15 hingga 18 juta dari aksinya ini,” demikian seperti yang dirilis detikINET Selasa (15/11/2016).

Dalam aksinya, Clark diduga bekerja sama dengan tiga hacker lain untuk menambang koin FIFA dari server EA. Kegiatan tersebut mampu menghasilkan koin FIFA lebih banyak dibandingkan pengguna biasa. Dan hasilnya dijual ke sejumlah pengepul di black market yang berlokasi di Eropa dan China.

Baca Juga |  Kapal Induk AS Berlayar ke Laut Cina Selatan di Tengah Menegangnya Situasi

Aksi yang menghasilkan jutaan dollar tersebut telah berlangsung sejak 2013 lalu. Dan saat ini, pihak FBI telah mengumpulkan sejumlah barang bukti. (dsy).

Share :

Baca Juga

olimpiade

Internasional

Abaikan Hasil Survei, Persiapan Olimpiade Tokyo Tetap Berlangsung

Berita Utama

Cara Aneh nan Mudah Turunkan Berat Badan

Hukum

Polisi Sita 200 Liter Tuak
Gedung MPR RI

Berita Utama

Tak Wakili Kepentingan Daerah, Eksistensi DPD Dinilai Menyimpang
Ridwan Mukti

Berita Utama

Ditetapkan Jadi Tersangka, RM Undur Diri & Minta Maaf pada Masyarakat Bengkulu
Lepas atlet

Berita Utama

Lepas Atlet MMA Bengkulu ke Ajang IMMAF Bahrain, Gubernur Bengkulu Pesan Ini

Berita Utama

BMKG Sebut Subduksi Lempeng Penyebab 2 Kali Gempa Bengkulu

Berita Utama

Air PDAM Tak Kunjung Mengalir, Warga Dua Kecamatan Di Kepahiang Krisis Air Bersih
error: Konten ini dirpoteksi !!