LSM SNAK Markus Laporkan Bupati Lebong ke KPK

Juni 6, 2016
Berita Utama Hukum Nasional 0   340 views 0

PROGRES.ID, JAKARTA – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Solidaritas Nasional Anti Korupsi dan Makelar Kasus (SNAK Markus) melaporkan Bupati Lebong, Provinsi Bengkulu, Rosjonsyah Sahili ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (6/6/2016).

LSM SNAK menuding Rosjonsyah telah terlibat melakukan tindak pidana korupsi dan beberapa oknum perangkat daerah menyalahgunakan anggaran Tahun 2013-2016. Itu berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Kami minta KPK untuk memanggil dan memeriksa segera Bupati Lebong, Rosjonsyah Sahili, karena berdasarkan hasil audit investigasi BPK ada dugaan korupsi melalui praktik mafia anggaran tahun 2013 hingga 2015,” ungkap Kepala Divisi Bidang Hukum SNAK Markus, Romadhon Tri Saputra di Gedung KPK Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan seperti dikutip dari Suara.com.

Romadhon juga menerangkan bahwa dalam perihal ini, pernah dilaporkan juga perkara dugaan korupsi APBD Kabupaten Lebong. Kepolisian dan Kejaksaan pun pernah menahan dua orang, yakni Adan Ferdinan yang merupakan Kepala Bidang Bina Marga dan Hisbuan Alis dari pihak ketiga. Dengan alasan tertentu, keduanya tak bisa dilakukan penahanan lagi setelah menjalani 21 hari pemeriksaan dan penahanan.

“Kami menduga ada unsur permainan dari pihak penegak hukum di Provinsi Bengkulu,” imbuhnya.

Ia berharap, dengan ditangkapkanya dua hakim Pengadilan Tipikor Bengkulu, Janner Purba dan Toton oleh KPK dapat membuka kebobrokan penegak hukum huku lainnya di Provinsi Bengkulu.(pid/**)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.