Home / Berita Utama / Internasional

Minggu, 5 September 2021 - 07:35 WIB

Mali Kecam Protes Polisi terkait Komandan yang Ditahan

PROGRES.ID –

Pemerintah sementara Mali pada Sabtu (4/9) mengecam sebuah protes polisi bersenjata yang mendorong pembebasan seorang komandan pasukan khusus dari tahanan. Dia ditahan karena dituduh menggunakan kekuatan berlebihan untuk menindak keras protes-protes tahun lalu.

Dalam pernyataan yang diunggah ke televisi, pemerintah mengatakan “sejumlah pria berseragam dan bersenjata turun ke jalan-jalan untuk berdemonstrasi” dengan cara yang “terkutuk.”

Pemerintah mengatakan upaya melawan impunitas akan berlanjut.

Para polisi yang marah berunjuk rasa di sebuah penjara di Ibu Kota Mali, Bamako, pada Jumat (3/9). Aksi itu dilakukan setelah seorang komandan pasukan khusus ditahan sebagai bagian dari penyelidikan terhadap pembunuhan beberapa demonstran pada 2020.

Komandan itu, Oumar Samake, hanya dipenjara selama beberapa jam sebelum dibebaskan. Alasannya belum jelas.

Seorang pejabat kementerian kehakiman yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan bahwa pemerintah memerintahkan pembebasannya “demi perdamaian.” [vm/ft]

logo voa indonesia

Share :

Baca Juga

Prabowo Sandi

Berita Utama

Soal Ekonomi Negara, Prabowo Salahkan Presiden Sebelum Jokowi

Berita Utama

Tersangka Penembakan di Florida Ditahan Tanpa Uang Jaminan

Berita Utama

Ribuan Protes Pembatasan COVID-19 di Romania

Berita Utama

Listrik Padam Akibat Badai, Semua Mahasiswa New Orleans Dievakuasi
Jokowi-Prabowo

Berita Utama

Hasil Pleno KPU, Jokowi Kalah 2.511 Suara di Provinsi Bengkulu

Berita Utama

PM Baru Malaysia, Pemimpin Oposisi Sepakati Perjanjian Kerjasama

Berita Utama

Pabrik Penyedot Karbon Dioksida Terbesar di Dunia Beroperasi di Islandia
Johnny Depp

Berita Utama

Usaha “The Sun” Batalkan Gugatan Johnny Depp Ditolak