Home / Berita Utama / Internasional

Senin, 23 Agustus 2021 - 04:12 WIB

Mantan PM Inggris Tony Blair Kecam Penarikan Pasukan AS dari Afghanistan

PROGRES.ID –

Tony Blair, Perdana Menteri Inggris yang mengerahkan pasukan ke Afghanistan 20 tahun lalu setelah serangan 9/11, mengatakan keputusan AS untuk menarik pasukan dari negara itu telah membuat orang-orang yang memusuhi kepentingan Barat “bersorak sorai.”

Dalam esai panjang yang diposting di situsnya Sabtu (21/8) malam, Blair mengatakan keputusan untuk menarik pasukan itu sebagai “tragis, berbahaya, dan tidak perlu.”

Blair menuduh Presiden AS Joe Biden membuat keputusan di belakang “slogan politik bodoh tentang mengakhiri ‘perang selamanya’ itu.”

Berbicara pada hari Minggu (22/8) sebagai tanggapan atas serangan pedasnya terhadap penarikan pasukan AS, dia memperingatkan “ancaman Islamis masih ada di sana.”

Balir mengatakan bahwa jalan keluar itu bukan untuk kepentingan Barat atau Afghanistan, karena Taliban menegaskan kembali kekuasaannya di sebagian besar negara itu.

Dia membela pernyataannya, dengan mengatakan, “Kebijakan tidak dapat diputuskan oleh slogan. Kebijakan harus diputuskan berdasarkan strategi, dan itu hal yang berbeda. Itulah maksud dari apa yang saya katakan.” [lt/jm]

logo voa indonesia

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Kelompok Pertama Pengungsi Afghanistan Tiba di Albania

Berita Utama

Mantan Sekretaris Kamp Maut Nazi, 96, Hadapi Sidang

Berita Utama

Mahasiswa Afghanistan di India Takut Pulang Setelah Taliban Berkuasa

Berita Utama

Indonesia Terima Bantuan Dua Juta Dosis Vaksin Sinovac dari China

Berita Utama

Dugaan Korupsi Jalan Pulau Enggano Tahun 2016, Kejati Bengkulu Geledah 4 Ruangan Dinas PU Pera

Berita Utama

‘Ted Lasso,’ ‘The Crown,’ ‘Queen’s Gambit’ Berjaya di Penghargaan Emmy

Berita Utama

Pencarian Resmi Dihentikan, MH 370 Akan Jadi Misteri Penerbangan Terbesar Abad Ini

Berita Utama

Superstar R&B R. Kelly Dinyatakan Bersalah dalam Kasus Perdagangan Seks