Home / Berita Utama / Internasional / Seni dan Budaya

Selasa, 20 November 2018 - 19:54 WIB

Maulid Nabi di Mesir, Dulu Ada Permen Boneka Gulali, Kini Diganti Boneka Plastik

Seorang perempuan menghias permen berbentuk boneka di sebuah pasar menjelang Maulid Nabi Muhammad SAW, di Kairo, Mesir, 12 November 2018 (Foto: VOA Indonesia via Reuters)

Seorang perempuan menghias permen berbentuk boneka di sebuah pasar menjelang Maulid Nabi Muhammad SAW, di Kairo, Mesir, 12 November 2018 (Foto: VOA Indonesia via Reuters)

Boneka Gulali Maulid Nabi di Mesir

Seorang perempuan menghias permen berbentuk boneka di sebuah pasar menjelang Maulid Nabi Muhammad SAW, di Kairo, Mesir, 12 November 2018 (Foto: VOA Indonesia via Reuters)

PROGRES.ID – Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Mesir tahun ini terasa berbeda. Pasalnya, tradisi yang menyajikan gulali berbentuk boneka, yang merupakan penganan khas perayaan Maulid Nabi di Mesir, mulai ditinggalkan.

Reuters melaporkan, selama beberapa generasi, anak-anak di Mesir sangat menunggu datangnya boneka gulali yang dijual di pasar-pasar di seluruh negara itu, menjelang perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Mereka dengan semangat akan memecah boneka gulali menjadi potongan-potongan kecil untuk menikmati rasa manisnya.

Baca Juga |  Cuaca Panas Ekstrem Landa Washington DC dan Wilayah Timur AS

Tapi, banyak toko-toko, terutama di kota-kota besar, memilih mengganti boneka gulali yang bisa dimakan dengan boneka plastik.

Boneka khas perayaan Maulid itu, baik yang terbuat dari gula maupun plastik, biasanya akan berwujud pengantin perempuan.

Baca Juga |  AS dan Uni Eropa Teruskan Kesepakatan Global, Pangkas Emisi Metana

Bagi Mohamed Sayed Farag, pembuat boneka gulali tradisional, menjelaskan bahwa keduanya tidak sama.

“Maulid tanpa gulali? Tidak bisa,” kata Farag. Dia membuat boneka gulali yang disebut Zefaf, atau dalam Bahasa Arab artinya “pesta pernikahan.” Boneka gulali buatan Farag menggunakan empat lapis gaun.

Maulid Nabi, sama seperti untuk Muslim di belahan dunia lainnya, adalah hari penting bagi warga Mesir. Biasanya ditandai dengan pembuatan permen-permen tradisional yang dijual di toko-toko dan pasar-pasar tradisional. [jm]

 

Sumber: VOA Indonesia

Share :

Baca Juga

Pabrik Mobil Esemka

Berita Utama

Presiden Jokowi Resmikan Pabrik Mobil Esemka di Boyolali, Ini Target Pasarnya
Vaksinasi

Berita Utama

Vaksinasi Covid-19 di Provinsi Bengkulu Tembus 59,59%

Berita Utama

Nama Domain Fitsa Hats Laris Diburu Blogger

Berita Utama

Taliban Kembali Rebut Afghanistan, Kekhawatiran Atas Ancaman Teror di AS Meningkat

Berita Utama

Kelompok Pers, Keluarga Desak Biden untuk Upayakan Pembebasan Austin Tice dari Suriah

Berita Utama

Amankan Arus Mudik Dan Lebaran di Bengkulu, 1800 Personil Di Siagakan

Berita Utama

Kelompok Nirlaba Kenya Membantu Perempuan Selama Pandemi

Berita Utama

Sidang PBB akan Ditutup Tanpa Pidato Taliban dan Myanmar