Media Asing Soroti Kemacetan Panjang di Brexit

Juli 8, 2016
Berita Utama Nasional 0   166 views 0

PROGRES.ID – Media online internasional asal Inggris, The Daily Mail menulis kemacetan parah yang terjadi di jalan tol Brebes Exit yang disingkat Brexit, persis singkatan British Exit atau Britain Exit saat referendum di Inggris beberapa waktu lalu. Bisa jadi media Inggris ini tertarik dengan nama Brexit ini.

Daily Mail menulis beberapa penumpang yang terjebak hingga berjam-jam di kendaraan saat cuaca panas pingsan, bahkan meninggal.

Detik.com yang melansir berita ini juga menerangkan bahwa The Daily Mail juga mengutip keterangan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tentang berbagai penyebab pemudik bisa meninggal.

Dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (6/7/2016), Kemenkes menyebutkan peristiwa meninggalnya belasan orang terjadi di wilayah berbeda dalam rentang waktu tiga hari yakni, hari Minggu (3/7) hingga Selasa (5/7/2016).

“Menanggapi pemberitaan tentang adanya 13 korban meninggal di saat kemacetan di Brebes, berdasarkan laporan yang diterima dari Dinas Kesehatan, Kementerian Kesehatan mengklarifikasi bahwa kejadian tersebut terjadi dalam 3 hari sejak tanggal 3-5 Juli, di berbagai tempat, dengan berbagai faktor risiko. Bukan akibat macet dalam 1 hari dan 1 tempat yang sama seperti diberitakan sejumlah media,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes, Oscar Primadi, Rabu (6/7/2016).

Dijelaskan juga, penyebab penumpang pingsan hingga meninggal karena kondisi kendaraan yang sempit dan pemakaian AC yang terus menerus.

“Kemudian ditambah lagi kondisi kabin kendaraan yang relatif sempit serta tertutup dengan pemakaian AC terus menerus akan menurunkan oksigen serta naiknya CO2,” tegas Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, Achmad Yurianto.

Tak hanya Daily Mail, media asing lain yang menyoroti kemaian 12 orang di Brexit juga ditulis oleh Guardian. Guardian menulis berita berjudul Twelve people die in traffic jam in Indonesia at junction called ‘Brexit’.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.