Home / Berita Utama / Nasional

Jumat, 8 Juli 2016 - 20:14 WIB

Media Asing Soroti Kemacetan Panjang di Brexit

Kemacetan di tol Brebes | Foto: Getty Images via Daily Mail

Kemacetan di tol Brebes | Foto: Getty Images via Daily Mail

PROGRES.ID – Media online internasional asal Inggris, The Daily Mail menulis kemacetan parah yang terjadi di jalan tol Brebes Exit yang disingkat Brexit, persis singkatan British Exit atau Britain Exit saat referendum di Inggris beberapa waktu lalu. Bisa jadi media Inggris ini tertarik dengan nama Brexit ini.

Daily Mail menulis beberapa penumpang yang terjebak hingga berjam-jam di kendaraan saat cuaca panas pingsan, bahkan meninggal.

Detik.com yang melansir berita ini juga menerangkan bahwa The Daily Mail juga mengutip keterangan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tentang berbagai penyebab pemudik bisa meninggal.

Dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (6/7/2016), Kemenkes menyebutkan peristiwa meninggalnya belasan orang terjadi di wilayah berbeda dalam rentang waktu tiga hari yakni, hari Minggu (3/7) hingga Selasa (5/7/2016).

Baca Juga |  Cegah Masuknya Varian Baru COVID-19, Pemerintah Tingkatkan Pendeteksian di Pintu Masuk

“Menanggapi pemberitaan tentang adanya 13 korban meninggal di saat kemacetan di Brebes, berdasarkan laporan yang diterima dari Dinas Kesehatan, Kementerian Kesehatan mengklarifikasi bahwa kejadian tersebut terjadi dalam 3 hari sejak tanggal 3-5 Juli, di berbagai tempat, dengan berbagai faktor risiko. Bukan akibat macet dalam 1 hari dan 1 tempat yang sama seperti diberitakan sejumlah media,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes, Oscar Primadi, Rabu (6/7/2016).

Baca Juga |  Olimpiade 2020, Perusahaan Jepang Kenalkan Layanan 'Masjid Keliling'

Dijelaskan juga, penyebab penumpang pingsan hingga meninggal karena kondisi kendaraan yang sempit dan pemakaian AC yang terus menerus.

“Kemudian ditambah lagi kondisi kabin kendaraan yang relatif sempit serta tertutup dengan pemakaian AC terus menerus akan menurunkan oksigen serta naiknya CO2,” tegas Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, Achmad Yurianto.

Tak hanya Daily Mail, media asing lain yang menyoroti kemaian 12 orang di Brexit juga ditulis oleh Guardian. Guardian menulis berita berjudul Twelve people die in traffic jam in Indonesia at junction called ‘Brexit’.

Share :

Baca Juga

Berita Utama

2 Orang Tewas di Jepang Setelah Disuntik Vaksin Moderna

Berita Utama

Dinilai Langgar Prokes, Puluhan Tenda Pengungsi di Sekitar UNHCR Dibongkar Paksa

Berita Utama

Ini yang Dilakukan Bangka Tengah Sambut Gerhana Matahari

Berita Utama

Upaya Apapun Untuk Evakuasi Setelah 31 Agustus “Ilegal”

Berita Utama

Ada Desakan Agar Penghapusan “Tes Keperawanan” Diresmikan dalam Dokumen Terbuka

Berita Utama

Biden Perintahkan Pegawai Federal Agar Divaksinasi
MK putuskan tolak prabowo-sandi

Berita Utama

MK Putuskan Tolak Seluruh Permohonan Gugatan Prabowo-Sandiaga
Paskibraka

Berita Utama

Pulang ke Bengkulu Disambut Antusias, Paskibraka Nasional Aisyah dan Sudrajat Terkesan