Rohidin Mersyah
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah berbicara tentang pers daring padaacara pengukuhan Forum Media Siber Indonesia (Formasi) Bengkulu (Foto: Medcen Bengkulu/PROGRES.ID)
Rohidin Mersyah
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah berbicara tentang pers daring padaacara pengukuhan Forum Media Siber Indonesia (Formasi) Bengkulu (Foto: Medcen Bengkulu/PROGRES.ID)

BENGKULU, PROGRES.ID – Industri media kini tidak bisa hanya dilihat sebagai bernaungnya profesi jurnalis saja, tetapi sudah menjadi bagian dari bisnis. Dijelaskan Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah bahwa di era sekarang media sangat dibutuhkan, tanpa media maka tak ubahnya berada di dalam ruang yang tertutup.

Namun media yang akan bertahan adalah media yang mampu menyajikan informasi yang memiliki nilai positif, media harus bertransformasi sesuai dengan perkembangan zaman dengan tetap memberikan opini berimbang dalam pemberitaannya.

“Media itu harus mampu membentuk pola pikir masyarakat menjadi sehat dan produktif, harus menjadi asupan vitamin, menjadi booster dia ini yang harus difikirkan teman-teman jurnalis dan media,” tegas Gubernur Rohidin yang  juga merupakan Dewan Pembina FORMASI saat mengukuhkan Pengurus Forum Media Siber Indonesia (FORMASI) Provinsi Bengkulu Periode 2019-2024, Kamis (5/9/2019) di Ruang Pola Provinsi Bengkulu.

Gubernur Rohidin pun menambahkan suatu daerah tidak akan pernah maju, jika pola pikir masyarakat tidak maju. Membentuk pola pikir salah satunya adalah melalui media, maka media memiliki peranan yang sangat penting dalam membentuk pola pikir masyarakat.

Gubernur Bengkulu Ketua PWI
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah didampingi Ketua PWI Provinsi Bengkulu Zacky Antoni dan Dewan Pembina Formasi Imron Rosyadi (Foto: MedCen Bengkulu/PROGRES.ID)

“Dalam bahasa paling sederhana mengatakan menggiring opini, itu kan membentuk pola pikir sehingga masyarakat berkesimpulan seperti itu, pesimiskah, saling merusak kah, destruktif kah itukan pola pikir, siapa yang membentuk itu ya media,” jelas Rohidin.

Gubernur Rohidin juga berpesan agar, FORMASI dapat meningkatkan kualitas pemberitaannya, untuk selalu memberikan berita-berita positif yang mampu untuk mengangkat nama Bengkulu di kancah nasional. FORMASI sendiri menanungi 22 Media Online Dengan Ketua Umum FORMASI Pauziyanto.

“Berita yang diangkat bukan jangkauannya saja nasional, kelas beritanya juga harus nasional karena kita menyatakan ini adalah organisasi levelnya nasional, malu kita jika pemberitaannya masih ecek-ecek, kelas kampung harus di upgrade kemampuan jurnalisnya,” tegas Gubernur Rohidin yang  merupakan Dewan Pembina FORMASI ini.(rls/red)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.