Home / Berita Utama

Selasa, 18 September 2018 - 12:03 WIB

Media Ternama AS Majalah Time Dijual ke Pendiri Salesforce Seharga $190 Juta

Enam cover Majalah Time saat menjadikan tokoh-tokoh Indonesia sebagai sampulnya (Istimewa)

Enam cover Majalah Time saat menjadikan tokoh-tokoh Indonesia sebagai sampulnya (Istimewa)

Majalah time

Enam cover Majalah Time saat menjadikan tokoh-tokoh Indonesia sebagai sampulnya (Istimewa)

PROGRES.ID – Majalah Time dijual oleh Meredith Corp. kepada Marc Benioff, salah seorang pendiri Salesforce, dan isterinya.

Meredith hari Minggu (16/9) mengumumkan bahwa perusahaannya menjual majalah Time seharga 190 juta dolar dalam bentuk tunai kepada Benioff, salah satu dari empat pendiri Salesforce, perintis komputasi awan.

Baca Juga |  Indonesia Berhasil Evakuasi WNI dari Afghanistan

Meredith telah menyelesaikan pembelian Time serta beberapapublikasi lain dari Time Inc. awal tahun ini.

Pasangan Benioff membeli Time dalam kapasitas pribadi, dan transaksinya tidak terkait dengan Salesforce.com, dimana Benioff menjabat sebagai kepala perusahaan, CEO dan pendiri. Pengumuman Meredith itu mengatakan bahwa Benioff tidak akan terlibat dalam operasi harian atau keputusan jurnalistik Time. Keputusan-keputusan itu akan terus dilakukan oleh tim kepemimpinan eksekutif Time sekarang ini, kata pengumuman itu.

Baca Juga |  Indonesia Kembali Bekukan Keanggotaan OPEC

Time, seperti majalah-majalah lainnya, kesulitan menarikiklan dan penjualannya di toko majalah juga berkurang. [vm]

Sumber: VOA Indonesia

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Kapal Tanker Iran akan Berlayar ke Lebanon

Agrikultur

Komoditas Sawit Indonesia Terancam Pasca Keluarnya Resolusi Parlemen Uni Eropa

Berita Utama

Pasangan Bolivia Menikah di Puncak Gunung Illimani 

Berita Utama

Tanpa Takut, ‘Super-Isoman’ Indonesia Hadir Membantu Anak-Anak Hadapi COVID
Timnas Indonesia

Berita Utama

Indonesia Tumbangkan Malaysia 3-0

Berita Utama

Kekhawatiran Pengungsi Afghanistan di Indonesia atas Berkuasanya Taliban

Berita Utama

Biaya Haji 2017, 34,8 Juta

Berita Utama

Operasi Peretasan China Gali Data untuk Tujuan Politik dan Ekonomi