Home / Berita Utama

Sabtu, 4 Juni 2016 - 20:44 WIB

Mei 2016, Bengkulu Posisi 6 Kota Inflasi Tertinggi

Ilustrasi | Liputan6.com

Ilustrasi | Liputan6.com

PROGRES.ID, BENGKULU – Kota Bengkulu menempati posisi keenam sebagai kota dengan inflasi tertinggi di Indonesia. Ini  berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang melakukan survey di 82 kota di Indonesia selama Mei 2016.

Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Bengkulu, Aden Gultom mengungkapkan bahwa pada bulan Mei 2016, Bengkulu mengalami inflasi sebesar 0,88 persen (mtm), kota dengan inflasi tertinggi adalah Kota Pontianak yang mengalami infalsi sebesar 1,67 persen (mtm).

Baca Juga |  Tolak Masker di Sekolah, Gubernur Texas Positif COVID-19

“Angka ini ini cukup mengejutkan, karena pada April 2016, kita mengalami deflasi yang cukup dalam, yakni minus 0,84 persen,” jelas Aden, Kamis (2/6/2016).

Berdasarkan analisis data statistik, sambungnya, Bengkulu mengalami inflasi karena dipicu beberapa kenaikan komoditas penting.

“Kenaikan harga tiket pesawat, rupanya memicu inflasi, harga perubahannya mencapai 24,9 persen. Kemudian, komoditas beras yang mengalami perubahan harga sebesar 4,1 persen, daging ayam ras juga ada kenaikan sebesar 8,5 persen, dan gula pasir sebesar 9,2 persen. Ada juga komoditas yang mengalami deflasi, namun ternyata belum memberikan pengaruh,” jelas Aden.

Baca Juga |  Terjerat Perangkap Kawat, Seekor Harimau Sumatra Mati di Hutan Seluma

Aden menerangkan bahwa kenaikan inflasi yang cukup tinggi pada Mei 2016, mengindikasikan bahwa konsumsi masyarakat Bengkulu meningkat.(**)

Share :

Baca Juga

Suku Bajau

Berita Utama

Inilah Film AS yang Bercerita Tentang Suku Bajau di Sulawesi yang Terancam Punah

Berita Utama

Merapi Kembali Tumpahkan Lahar

Berita Utama

Harga Cabai Rawit di Sulut Turun Drastis

Berita Utama

Gedung Putih Tawari Nicki Minaj Tanya Jawab Soal Vaksin via Telepon
SpaceX Satelit Indonesia

Berita Utama

SpaceX Berhasil Luncurkan Satelit Merah Putih Milik Telkom ke Orbit
Jokowi dan Ma'ruf

Berita Utama

Politisasi Agama Berpotensi Memecah Belah Umat
Brexit

Berita Utama

Ekonomi Indonesia Tak Akan Terpengaruh Signifikan Akibat Brexit

Berita Utama

Bank Indonesia Resmi Luncurkan Pecahan Rupiah Baru