Home / Berita Utama / Internasional

Minggu, 12 September 2021 - 09:40 WIB

Menlu Prancis Tuding Taliban Berbohong

PROGRES.ID –

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian, Sabtu (11/9) malam, mengatakan bahwa Taliban berbohong dan Prancis tidak akan menjalin hubungan apapun dengan pemerintahan yang baru terbentuk.

Pernyataan itu disampaikan sebelum bertolak ke Qatar untuk mengadakan perundingan Minggu (12/9) mengenai evakuasi di masa mendatang dari Afghanistan.

“Mereka mengatakan akan memperbolehkan sejumlah warga asing dan warga Afghanistan untuk pergi dengan bebas dan membahas tentang pemerintahan yang inklusif dan representatif, tapi mereka berbohong,” kata Le Drian di France 5 TV.

“Prancis menolak untuk mengakui atau menjalin hubungan apapun dengan pemerintahan ini. Kami ingin Taliban mengambil sikap dan mereka akan membutuhkan bantuan ekonomi dan hubungan internasional. Terserah mereka,” ujarnya.

Paris telah mengevakuasi sekitar 3.000 orang dan telah mengadakan perundingan teknis dengan Taliban untuk memungkinkan terjadinya prosesi itu.

Le Drian, yang bertolak ke Doha pada Minggu (12/9), mengatakan masih ada beberapa warga negara Prancis dan ratusan warga Afghanistan yang memiliki keterikatan dengan Prancis di negara itu. [vm/ft]

logo voa indonesia

Share :

Baca Juga

graha rps

Berita Utama

Pemilik Perusahaan Terjaring OTT KPK, Gaji Ratusan Karyawan PT RPS Terhambat

Berita Utama

Lonjakan Varian Delta Ubah Sikap Warga AS Terhadap Vaksinasi

Berita Utama

Satu dari Tiga Pasien COVID-19 Mengalami Gejala Long COVID

Berita Utama

Ledakan Bom Bunuh Diri Hantam Pintu Masuk Masjid di Kabul

Berita Utama

Biden Gaungkan Keberhasilan Mandat Vaksin COVID-19

Berita Utama

Penyanyi Dangdut Ridho Rhoma Ditangkap Terkait Sabu-Sabu

Berita Utama

Gempa Hantam Provinsi Sichuan di China

Berita Utama

WTO Tingkatkan Perkiraan Perdagangan GlobalĀ