Menyoal Covid-19, Pemprov Bengkulu Rancang Realokasi APBD 2020

Maret 29, 2020
Berita Utama Humaniora 0   134 views 0
Rohidin saat memantau posko

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat memantau posko terpadu area selatan bersama FKPD (Foto: MC Pemprov Bengkulu/PROGRES.ID)

BENGKULU, PROGRES.ID –┬áPemerintah Provinsi Bengkulu memastikan akan merealokasi APBD 2020 untuk percepatan penanganan Covid-19. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menuturkan, anggaran yang potensial untuk direalokasi, mencapai Rp 15 Miliar.

“Kita sudah kalkulasi, hingga saat ini setidaknya Rp 15 miliar dari APBD 2020 akan direalokasi untuk percepatan penanganan Covid-19,” terang Rohidin saat memantau posko terpadu area selatan bersama FKPD, Minggu (29/03/2020).

Dana tersebut, lanjut Rohidin, akan digunakan untuk pengadaan kebutuhan penanganan pasien seperti Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis beserta kru medis, juga untuk kebutuhan aspek pencegahan seperti disinfektan serta peralatan lain.

“Acuannya Inpres nomor 4 tahun 2020. Jadi tidak hanya APBD Provinsi saja, APBD kabupaten kota juga. Bahkan dana desa, juga diminta untuk fokus percepatan penanganan,” papar Rohidin.

Sementara, menurut Sekda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri, realokasi dana untuk percepatan penanganan COVID-19 yang dikatakan gubernur, diambil dari berbagai kegiatan seperti Perjalanan Dinas, Rakor dan kegiatan lain yang memungkinkan dialihkan.

“Realokasi anggaran difokuskan untuk percepatan penanganan COVID-19. Tak hanya APBD saja, kementerian dan lembaga juga melakukan ini. Pedomannya sudah ada, inpres serta surat mendagri dan menteri kuangan. DAK juga direalokasi,” demikian imbuh Hamka.(rilis/pid)

Update Covid-19 di Provinsi Bengkulu

TOTAL POSITIF

92

ORANG

Positif

TOTAL SEMBUH

25

ORANG

Positif

TOTAL MENINGGAL

2

ORANG

Positif

Sumber Data: Kementerian Kesehatan & JHU melalui API Kawal Corona Baca disini untuk pasang di WordPress

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.