Rohidin dan tenaga medis
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat memberikan insentif kepada tenaga medis (Foto: Media Center/PROGRES.ID)
Rohidin dan tenaga medis
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat memberikan insentif kepada tenaga medis (Foto: Media Center/PROGRES.ID)

BENGKULU, PROGRES.ID – Kasus positif Covid-19 di Provinsi Bengkulu terus meningkat. Hingga 22 Mei 2020, sudah 69 kasus tercatat di Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Bengkulu. Tenaga medis yang menjadi garda terdepan masuk pada salah satu klaster yang juga ikut terpapar paling banyak.

Jumat sore (22/05/2020), Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah kembali memberikan dukungan dan motivasi langsung ke lokasi isolasi tenaga medis di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi Bengkulu.

“Saya datang langsung ingin bertemu dengan para tenaga medis, memastikan bapak ibu sekalian dalam kondisi sehat dan baik-baik saja,” jelas Gubernur Rohidin saat menyampaikan sepatah kata di hadapan para pasien kasus Covid-19 yang melaksanakan isolasi mandiri.

Ia juga menyampaikan ungkapan terimakasih dan rasa hormat setinggi-tingginya atas kesediaan para tenaga medis melaksanakan protokol kesehatan secara disiplin.

“Di sini adalah untuk memberikan rasa aman baik buat bapak ibu sekalian dan keluarga. Bukan dalam rangka mengucilkan. Harus dibuat berbesar hati,” terang Rohidin.

Kepala UPTD Pelkes juga diminta oleh Gubernur Rohidin untuk membuat WhatsApp Group (WAG) dalam rangka memberikan ruang kemudahan komunikasi bagi para pasien.

Selain itu, Gubernur Rohidin juga menyapa dan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada para tenaga kesehatan yang bertugas serta Satpol PP yang berjaga di lokasi isolasi Bapelkes.

Untuk diketahui, tes PCR mandiri Bengkulu sudah berjalan maksimal. Seiring dengan kesiapan alat tersebut, pemerintah tetap menghimbau dengan keras kepada seluruh masyarakat Bengkulu untuk meningkatkan kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan.

Imbauan keras untuk di rumah saja dan menunda mudik juga bagian dari upaya memutus mata rantai penyebaran pandemi Covid-19.(rilis/red)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.