Home / Berita Utama / Internasional

Sabtu, 18 September 2021 - 00:22 WIB

Paus Fransiskus: Manusia ‘Bersahabat’ dengan Vaksin

PROGRES.ID –

Dalam penerbangan sekembalinya dari lawatan ke Slovakia, pertengahan bulan September, Paus Fransiskus mengatakan ia bertanya-tanya mengapa begitu banyak, termasuk beberapa kardinal di kalangan Gereja Katolik sendiri, yang ragu-ragu untuk mendapatkan vaksinasi COVID-19. Ia menekankan tentang “persahabatan” umat manusia dengan vaksinasi untuk menghadapi beberapa penyakit tertentu.

Paus Fransiskus hari Rabu (15/9) mengatakan ia bertanya-tanya mengapa begitu banyak orang, termasuk beberapa kardinal di dalam hierarki Gereja Katolik Roma, menolak untuk diimunisasi dengan vaksin COVID-19.

Paus menanggapi pertanyaan dari seorang reporter mengenai keengganan untuk divaksinasi, dalam penerbangan pulangnya dari Slovakia. “Cukup aneh karena umat manusia memiliki riwayat bersahabat dengan vaksin. Ketika kita anak-anak, kita mendapat vaksin cacar, dan yang lain-lainnya, polio, dan tidak seorang pun memprotesnya, lalu ini semua terjadi.”

Paus Fransiskus, yang telah mendapat vaksinasi COVID, telah sering mendesak orang lain untuk diimunisasi demi kebaikan bersama.

Paus Fransiskus berbicara kepada media di atas pesawat Alitalia dalam perjalanan dari bandara Internasional Milan Rastislav Stefanik Bratislava di Bratislava, Slovakia, kembali ke Roma, 15 September 2021. (Tiziana Fabi/Pool via REUTERS)

Paus Fransiskus berbicara kepada media di atas pesawat Alitalia dalam perjalanan dari bandara Internasional Milan Rastislav Stefanik Bratislava di Bratislava, Slovakia, kembali ke Roma, 15 September 2021. (Tiziana Fabi/Pool via REUTERS)

Di pesawat, ia mengatakan, mungkin sebagian orang takut pada awalnya karena ada berbagai vaksin yang tersedia, dan sebagian ternyata, “tidak lebih dari air suling.” Ia tidak menyebut vaksin apapun.

Ia kemudian melanjutkan pernyataan bahwa bahkan di dalam kalangan petinggi gereja Katolik pun terdapat keengganan untuk divaksinasi.

“Bahkan di Dewan Kardinal, ada sejumlah orang yang menolak dan salah satu dari orang yang malang ini dirawat inap karena virus itu. Perlu ada kejelasan dan pembicaraan yang tenang dengan orang-orang ini. Di Vatikan, kami semua divaksinasi kecuali sekelompok kecil saja dan kami sedang mempelajari bagaimana membantu mereka,” paparnya.

Kardinal Raymond Burke, seorang konservatif dan meragukan vaksin, dirawat inap di AS bulan lalu setelah terjangkit virus corona.

Beberapa uskup konservatif yang antivaksin, terutama di AS, telah menyatakan umat Katolik harus memiliki kemungkinan untuk menyatakan keberatan mendapatkan vaksin berdasarkan hati nurani mereka dengan alasan agama.

Tetapi Paus Fransiskus telah menjelaskan pada masa lalu bahwa ia tidak sependapat dengan itu, dan tidak pernah menyebut-nyebut tentang opsi tersebut.[uh/ab]

logo voa indonesia

Share :

Baca Juga

Joe Biden

Berita Utama

Belum Dilantik, Biden Belum Punya Kewenangan dalam Pemerintahan AS

Berita Utama

Badai Nicholas Mendarat di Pesisir Texas
Peringatan dini gempa bumi

Berita Utama

Bukan Hoax, BMKG Pastikan Tsunami 1,5 Hingga 2 Meter di Palu, Donggala & Mamuju

Berita Utama

Komnas HAM Terima Lebih 2.800 Pengaduan Sepanjang 2020

Berita Utama

Weibo Larang Akun Penggemar BTS Galang Dana

Internasional

Wargo Muslim AS Milih Presiden

Berita Utama

Para Pemimpin Dunia Bicara Soal Kesengsaraan Akibat Pandemi COVID

Berita Utama

Penumpang Patah Tulang, Jepang Tutup Roller Coaster