Home / Berita Utama / Kota Bengkulu

Selasa, 5 Maret 2019 - 00:05 WIB

Pengembangan KEK Pelabuhan Pulau Baai, Dorong Bengkulu Jadi Tujuan Investasi Masa Depan

Focus Group Discussion tentang KEK di Tanjung Priok, Jakarta (Foto: Media Center Pemprov Bengkulu)

Focus Group Discussion tentang KEK di Tanjung Priok, Jakarta (Foto: Media Center Pemprov Bengkulu)

FGD

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah berfoto bersama petinggi Pelindo II usai FGD (Foto: Media Center Pemprov Bengkulu)

PROGRES.ID, JAKARTA – Rencana pengembangan Pelabuhan Pulau Baai sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dinilai mampu membuat Bengkulu sebagai tujuan investasi masa depan. Bahkan tak hanya itu, Bengkulu bisa menjadi KEK terbesar dan paling produktif di Indonesia.

Ini diungkapkan oleh Direktur PT Sudevam Ultra Tec Green, Lalit Khumar dalam Focus Group Discussion (FGD) Kawasan Ekonomi Khusus Provinsi Bengkulu yang belangsung di kantor Pelabuhan Indonesia II pusat, Tanjung Priok Jakarta, Senin (4/2/2019).
“Saya meyakini KEK Pulau Baai akan menjadi KEK terbesar di Indonesia,” ujar Lalit Khumar di hadapan perwakilan Sekretariat Nasional Dewan KEK RI dan puluhan investor yang hadir pada kesempatan tersebut seperti rilis Media Center Pemprov Bengkulu yang diterima Progres.id.
Pada kesempatan tersebut, para investor sangat berharap dan antusias mendorong agar KEK Pulau Baai segera direalisasikan dalam waktu dekat.
Sementara itu, Kepala Bagian Pengelolaan Informasi Sekretariat Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus RI, Ahmad Bukhori menegaskan, banyak kekhususan yang dimiliki Bengkulu, baik komoditas unggulan dan lokasinya yang sangat strategis.
“Sebetulnya tidak ada alasan bagi pemerintah (pusat) untuk tidak meng-goal-kan Kawasan Ekonomi Khusus Pulau Baai,” ujar Bukhori.
Bahas KEK

Focus Group Discussion tentang KEK di Tanjung Priok, Jakarta (Foto: Media Center Pemprov Bengkulu)

Hal yang menguatkan Pelabuhan Pulau Baai Bengkulu menjadi Kawasan Ekonomi Khusus, lanjut Bukhori, salah satunya adalah pelabuhan tersebut berhadapan langsung dengan laut lepas. Dari sisi itu, menurut Bukhori, menguatkan Bengkulu layak menjadi Kawasan Ekonomi Khusus.
Bukhori juga berharap, proses pengumpulan persyaratan Pulau Baai sebagai Kawasan Ekonomi Khusus, bisa segera diselesaikan.
“Lihat prosesnya, mudah-mudahan lebih cepat, saya pribadi (memprediksi) bisa tahun ini,” pungkas Bukhori.
Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meyakinkan para investor dan stake holder yang hadir, bahwa keberadaan Kawasan Ekonomi Khusus Bengkulu, akan menjadi resolusi pembangunan ekonomi Indonesia khususnya di bagian tengah dan pesisir barat pulau Sumatra.
Pada para investor, Rohidin menjamin sistem perizinan yang mudah dan cepat. Ia juga menegaskan, saat ini Bengkulu telah menerapkan Online Single Submission (OSS) hingga ke seluruh kabupaten/kota. Selain itu, Gubernur Rohidin Mersyah juga menjamin keamanan bagi para investor yang berinvestasi di Bengkulu.(rls/pid)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Badai Ancam Louisiana, Puluhan Ribu Mengungsi

Berita Utama

Polisi Gedung Capitol AS Selidiki ‘Ancaman Bom’

Berita Utama

Hyena Jadi Hewan Peliharaan di Nigeria

Berita Utama

Mantan PM Inggris Tony Blair Kecam Penarikan Pasukan AS dari Afghanistan
DAftar kekayaan pejabat negara

Berita Utama

Hijazi Terkaya, Ini Daftar Kekayaan Kepala Daerah di Provinsi Bengkulu

Berita Utama

2 Warga Jepang Tewas Setelah Disuntik Vaksin Moderna

Berita Utama

Waspada Baby Blues Pada Ibu Pasca Melahirkan

Berita Utama

Paralimpiade Tokyo Ditutup