Home / Berita Utama / Internasional

Senin, 1 April 2019 - 23:26 WIB

Pilpres Ukraina, Petahana dan Komedian Unggul

Komedian dan kandidat presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy, memberikan tanda kemenangan setelah pengumuman jajak pendapat pertama dalam pemilihan presiden di markas kampanyenya di Kiev, Ukraina, 31 Maret 2019. (Foto: VOA via Reuters)

Komedian dan kandidat presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy, memberikan tanda kemenangan setelah pengumuman jajak pendapat pertama dalam pemilihan presiden di markas kampanyenya di Kiev, Ukraina, 31 Maret 2019. (Foto: VOA via Reuters)

Volodymyr Zelenskiy

Komedian dan kandidat presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy, memberikan tanda kemenangan setelah pengumuman jajak pendapat pertama dalam pemilihan presiden di markas kampanyenya di Kiev, Ukraina, 31 Maret 2019. (Foto: VOA via Reuters)

PROGRES.ID – Dengan sekitar separuh surat suara yang telah dihitung hari Senin (1/4), komedian Volodymyr Zelenskiy dan Petro Poroshenko yang kini menjabat presiden memimpin dalam pemilihan presiden Ukraina.

Komisi Pemilihan Pusat mengatakan Zelenskiy,komedian yang memainkan peran presiden dalam serial komedi televisi, berada di tempat pertama dengan 30 persen suara.

Baca Juga |  Biden Terpilih Jadi Presiden Setelah Hampir Setengah Abad Berkarier di Politik

Poroshenko, yang telah berkuasa sejak 2014, berada di posisi kedua dengan sekitar 17 persen.

Mantan perdana menteri Yulia Tymoshenko berada di tempat ketiga dengan 13 persen.

Jika hasil itu bertahan dan tidak ada kandidat yang mendapat suara mayoritas, pemungutan suara putaran kedua akan diadakan pada tanggal 21 April di antara dua pemenang teratas.

Baca Juga |  Ini 4 Perguruan Tinggi Terbaik di Bengkulu Versi Webometric

Zelenskiy berupaya membuktikan bahwa kehidupan memang bisa meniru seni. Dia adalah protagonis dalam film seri populer yang telah lama diputar yang diberi judul “Abdi Rakyat,” di mana dia berperan sebagai seorang guru yang secara tidak terduga menemukan dirinya sebagai presiden setelah seorang siswa memposting di YouTube salah satu celaannya terhadap kalangan elit.

Poroshenko telah dituduh oleh lawan-lawannya melakukan pembelian suara, dan tingkat kepuasan terhadap kinerjanya menurun karena Ukraina mengalami kemerosotan ekonomi. Kampanyenya termasuk janji untuk mengambil kembali kendalii Krimea setelah Rusia menganeksasinya pada tahun 2014. [lt]

VOA Indonesia

Share :

Baca Juga

Kerusuhan 22 Mei

Berita Utama

Jokowi: Kita Tak Akan Tolerir Siapapun yang akan Ganggu Keamanan dan Demokrasi
Badan Energi Dunia

Ekonomi

IEA Sebut Pemulihan Permintaan Energi Dapat Tertunda Hingga 2025
ka'bah

Berita Utama

177 Jemaah Haji Indonesia Belum Bisa Dipulangkan

Berita Utama

Habib Rizieq Kian Tenar, Meski Tersandung Kasus

Berita Utama

Giliran Curup-Lebong Putus Akibat Tronton Terpeleset
mariah carey

Berita Utama

Abaikan Seruan Boikot, Mariah Carey Tampil di Arab Saudi

Berita Utama

Harga Cabai Semakin Turun, Diperkirakan Akan Mencapai 15 ribu per Kilo

Berita Utama

Hubungan Diplomatik Memburuk, Rusia Bersumpah Balas AS
error: Konten ini dirpoteksi !!