Home / Berita Utama / Internasional

Senin, 11 Oktober 2021 - 18:26 WIB

Presiden Filipina Beri Selamat Maria Ressa, Peraih Nobel Perdamaian

PROGRES.ID –

Kantor Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Senin (11/10), mengucapkan selamat kepada jurnalis Maria Ressa karena memenangkan penghargaan Nobel Perdamaian.

Seorang juru bicaranya, Henry Roque, menyebutnya sebagai “kemenangan bagi seorang Filipina” tetapi tidak menyebut-nyebut pelaporan investigasi situs berita yang dikelola Ressa tentang pemerintahan Duterte.

Ressa mendirikan situs berita Rappler, yang saat ini sibuk menghadapi berbagai gugatan hukum di pengadilan terkait dengan laporan-laporannya mengenai perang narkoba di bawah instruksi Duterte yang telah menelan banyak korban jiwa, dan penggunaan media sosial oleh pemerintah untuk menarget lawan-lawan politik.

Duterte telah menggambarkan Rappler sebagai media berita palsu dan alat CIA, sementara Ressa menganggap pernyataan Duterte sebagai omong kosong.

Penghargaannya adalah Hadiah Nobel Perdamaian pertama untuk Filipina dan yang pertama untuk jurnalis sejak 1935.

Ditanya, Senin, mengenai apa pesannya untuk Duterte, Ressa menjawab bahwa ia mendesak Duterte untuk tidak melakukan pendekatan yang memecah belah dan menaklukkan lawan-lawan politiknya.

Ressa berbagi penghargaan Nobel Perdamaian dengan jurnalis Rusia Dmitry Muratov, yang juga membuat pemerintahnya marah di Moskow setelah ia mengungkap korupsi dan kekeliruan pemerintah. [ab/uh]

logo voa indonesia

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Israel Lancarkan Serangan Udara terhadap Hamas di Gaza

Bisnis

Australia Resmi Adukan China ke WTO Soal Tarif Impor Jelai

Berita Utama

Kasus Terbunuhnya Kim Jong Nam, Masih Terlalu Dini Untuk Disimpulkan

Berita Utama

Pasukan Anti Taliban Rebut 3 Distrik di Afghanistan Utara
Melantik pejabat

Berita Utama

Gubernur Rohidin Lantik 18 Pejabat Hasil Lelang, Ini Daftarnya
Gubernur Rohidin meninjau RSUD

Berita Utama

Meninggal Dunia, Gubernur Umumkan Seorang PDP di Bengkulu Dinyatakan Positif Covid-19

Berita Utama

Taliban Tegaskan Warga Afghanistan ‘Bebas Pergi’
ilustrasi gempa

Berita Utama

Jumat Ini, Sudah 5 Kali Gempa Guncang Provinsi Bengkulu