Home / Berita Utama / Internasional

Jumat, 10 Agustus 2018 - 14:07 WIB

Rudal Arab Saudi Hantam Pasar di Yaman, 43 Meninggal

Seorang dokter merawat anak-anak yang terluka akibat serangan udara di Saana, Yaman, 9 Agustus 2018 (Foto: AP via www.voaindonesia.com)

Seorang dokter merawat anak-anak yang terluka akibat serangan udara di Saana, Yaman, 9 Agustus 2018 (Foto: AP via www.voaindonesia.com)

PROGRES.ID – Badan-badan bantuan internasional mengungkapkan kemarahan atas serangan udara koalisi yang dipimpin Arab Saudi terhadap gerilyawan Houthi di Yaman, Kamis (9/8/2018), yang menewaskan sedikitnya 43 orang.

Banyak dari korban adalah anak-anak. Lebih dari 60 orang terluka. Salah satu rudal itu menghantam bus yang mengangkut anak-anak pulang dari piknik sekolah musim panas.

Tayangan televisi dari rumah sakit memperlihatkan anak-anak yang berlumur darah, tampak bingung sehingga tidak sanggup menangis. Lainnya tampak tergeletak di lantai, menunggu bantuan. Organisasi Save the Children “mengutuk serangan mengerikan itu dan menyerukan penyelidikan penuh, segera, dan independen atas serangan itu dan serangan lain baru-baru ini terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil.”

Baca Juga |  Proyek Kereta Cepat ke Surabaya Tetap Berjalan Meski Jepang Tolak Gabung

Doctors Without Borders dengan geram mengatakan, “warga sipil selalu menjadi korban” di Yaman. Sedangkan direktur regional Dana Anak-anak PBB bertanya “apakah dunia benar-benar membutuhkan lebih banyak nyawa anak-anak yang tidak bersalah untuk menghentikan perang yang kejam terhadap anak-anak di Yaman?.”

Baca Juga |  Miliki Paspor Prancis, Gloria Natapraja Gagal Dikukuhkan Jadi Paskibraka

Amerika mendukung koalisi pimpinan Arab Saudi yang menarget pemberontak Houthi yang didukung Iran di Yaman. [ka]

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Real Count Pilkada DKI Jakarta 2017 Sudah Final, Ahok-Djarot 42.96 Persen, Anies-Sandiaga 39.97 Persen, Agus-SIlvy 17.07 Persen
KPID jabar

Berita Utama

Meski Diprotes, KPID Jabar Tetap Batasi Waktu Siar 17 Lagu Asing
Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Berita Utama

Sambil Lesehan Jokowi Umumkan Menteri, Ini Daftar Lengkapnya
kpu

Berita Utama

KPU RI Resmi Tetapkan 3 Anggota KPU Kabupaten Kota Se Provinsi Bengkulu
Donald Trump

Berita Utama

Trump Pertimbangkan Penarikan Besar Pasukan dari Afghanistan

Berita Utama

KBRI Himbau WNI Ikuti Anjuran Kepolisian Inggris Terkait Aksi Terorisme Internasional
graha rps

Berita Utama

Pemilik Perusahaan Terjaring OTT KPK, Gaji Ratusan Karyawan PT RPS Terhambat

Berita Utama

Sistem Underground, Pemerintah Mediasi Warga dan PT CBS
error: Konten ini dirpoteksi !!