Home / Berita Utama / Internasional

Selasa, 5 Oktober 2021 - 18:16 WIB

Sebelum 2022, Wisatawan Internasional Tak Bisa Kunjungi Australia

PROGRES.ID –

Turis internasional tidak akan bisa berkunjung ke Australia sebelum tahun depan, kata PM Scott Morrison, Selasa (5/10).

Ia juga mengatakan, seandainya perjalanan internasional keluar masuk Australia sudah dibuka, para migran terampil dan pelajar akan mendapat prioritas utama, setelah warga negara dan penduduk tetap Australia.

Morrison mengatakan Australia telah mencapai target vaksinasi yang memungkinkan negara itu mengakhiri lockdown, Selasa. Sekitar 80 persen dari populasi berusia 16 tahun ke atas telah mendapatkan suntikan kedua.

Pekan lalu, ia menguraikan rencana untuk mengizinkan warga negara dan penduduk tetap yang telah divaksinasi untuk terbang ke luar negeri mulai November untuk pertama kalinya sejak larangan perjalanan yang sangat keras mulai berlaku pada Maret tahun lalu.

Ia mengatakan, setelah warga Australia, prioritas berikutnya adalah migran terampil dan pelajar internasional.

Imigrasi Australia berada pada titik terendah sejak Perang Dunia II karena pembatasan-pembatasan terkait pandemi.

Pandemi ini juga berdampak buruk pada universitas-universitas Australia yang sangat bergantung pada biaya yang dibayarkan oleh mahasiswa internasional.

Mahasiswa berjalan di sekitar kampus University of New South Wales, Sydney, Australia, 1 Desember 2020.

Mahasiswa berjalan di sekitar kampus University of New South Wales, Sydney, Australia, 1 Desember 2020.

Sektor pendidikan khawatir bahwa para siswa internasional akan mendaftar di negara lain kecuali Australia segera membuka perbatasannya untuk mereka.

Dewan Ekspor Pariwisata Australia, yang mewakili sektor yang menghasilkan 45 miliar dolar Australia (atau sekitar 33 miliar dolar AS) per tahun dari turis internasional sebelum pandemi, ingin pengunjung internasional kembali pada Maret.

Australia berusaha keras menggelar program vaksinasi pada saat wabah varian Delta yang lebih menular yang dimulai di Sydney pada bulan Juni terus menyebar.

Bourke Street di Melbourne, Australia, terlihat lengang di tengah pandemi COVID-19, 30 September 2021..

Bourke Street di Melbourne, Australia, terlihat lengang di tengah pandemi COVID-19, 30 September 2021..

Negara bagian Victoria, Selasa (5/10), melaporkan rekor nasional 1.763 infeksi lokal baru. Rekor nasional sebelumnya dipegang oleh negara bagian New South Wales dengan 1.599 infeksi dalam 24 jam ketika wabahnya memuncak pada 10 September.

Rawat inap memuncak di negara bagian terpadat di Australia itu pada pertengahan September.

New South Wales memimpin negara bagian lain dalam tingkat vaksinasi dan bandara Sydney diperkirakan menjadi yang pertama dibuka kembali untuk pelancong yang telah divaksinasi. [ab/uh]

logo voa indonesia

Share :

Baca Juga

GMC Gerhana Matahari Cincin

Berita Utama

Ini Jadwal Gerhana Matahari Kamis Sore

Berita Utama

Sidang Teror 2015 Paris Diperkirakan Berlangsung 9 Bulan 

Berita Utama

Tersandung Penyelidikan Korupsi, Kanselir Austria Kurz Mundur

Berita Utama

Wujudkan Air Bersih dan Sanitasi Sehat di Masa Pandemi, ITS Luncurkan Incubits

Berita Utama

Disebut “Boneka Pemerintah,” Pemimpin Baru Austria Bela Kurz

Berita Utama

Transportasi, Pembangkit Listrik dan Sampah Sumber Polusi Udara di Jakarta

Berita Utama

Kepala Negara Uni Eropa Bahas Tantangan Terkait Virus dan Vaksinasi

Berita Utama

Hakim AS Buka Jalan untuk Ekstradisi Mantan Presiden Peru