Home / Berita Utama / Hukum

Sabtu, 4 Juni 2016 - 19:22 WIB

Sejak Janner dan Toton Ditangkap, PN Bengkulu Kekurangan Hakim Tipikor

Husni Rizal saat memberi arahan | Foto: Dok. PT Bengkulu/PROGRES.ID

Husni Rizal saat memberi arahan | Foto: Dok. PT Bengkulu/PROGRES.ID

PROGRES.ID, BENGKULU – Sejak penangkapan hakim Tipikor, Janner Purba dan Toton oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kini PN Bengkulu kekurangan hakim Tipikor. Ini ditambah lagi dengan adanya mutasi lima hakim karier lain oleh Mahkamah Agung (MA).

Baca: Ketua PT Bengkulu Lantik Nurjusni Jadi Ketua PN Kepahiang

“Kini PN Bengkulu cuma punya satu hakim tipikor karier saja lagi, Siti Insirah,” ungkap Humas PN Bengkulu, Jonner Manik seperti dikutip dari Okezone, Sabtu (28/5/2016).

Baca Juga |  6 Negara Sahabat Akan Meriahkan Festival Bumi Rafflesia

PN Bengkulu memang tengah menjadi sorotan sejak KPK menangkap hakim ad hoc Tipikor Bengkulu yang juga saat itu menjabat Ketua PN Kepahiang Janner Purba dan hakim Toton pada 23 Mei 2016.

Lima hakim PN Bengkulu yang mendpaat promosi dan dimutasi ke daerah lain adalah  Encep Yuliadi yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua PN Bengkulu mendapat promosi untuk tugas ke Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), kemudian hakim Tatik Hadiyanti ke PN Yogyakarta, Cipta Sinuraya menjadi hakim tinggi di Maluku Utara, dan Bambang Eka Putra dimutasi ke Kayu Agung, Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan.(**)

Baca Juga |  Warung Jancook, Warung Khas Indonesia yang Berhasil Tarik Minat Warga AS

 

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Tronton Bermuatan Alat Berat Tutupi Akses Kepahiang-Curup

Berita Utama

Hakim MK Patrialis Akbar Ditangkap KPK

Hukum

Polisi Sita 200 Liter Tuak
ilustrasi gempa

Berita Utama

Dini Hari, Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Provinsi Bengkulu
Bali

Berita Utama

Daftar Negara Terkaya di Dunia Versi IMF 2018, Indonesia Ranking 7

Berita Utama

Susah Payah Indonesia Menuju Final AFF Cup 2016
Pemuda Muhammadiyah Bengkulu

Berita Utama

Bangun Bengkulu, Asisten III Gotri Suyanto: Pemprov Butuh Dukungan Pemuda

Berita Utama

Ini 4 Instruksi Menkumham Pascatragedi Pembakaran Lapas Malabero
error: Konten ini dirpoteksi !!