Home / Berita Utama / Gadget dan Teknologi / Kesehatan

Minggu, 17 Mei 2020 - 21:57 WIB

Selasa 19 Mei, Laboratorium RSMY Bengkulu Sudah Mulai Uji Sampel Swab

Jubir Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bengkulu dan Kadinkes Provinsi Bengkulu saat menyampaikan keterangan pers terkait perkembangan Covid-19 di Provinsi Bengkulu (Foto: Media Center Pemprov/PROGRES.ID)

Jubir Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bengkulu dan Kadinkes Provinsi Bengkulu saat menyampaikan keterangan pers terkait perkembangan Covid-19 di Provinsi Bengkulu (Foto: Media Center Pemprov/PROGRES.ID)

Konferensi pers Gugus Tugas

Jubir Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bengkulu dan Kadinkes Provinsi Bengkulu saat menyampaikan keterangan pers terkait perkembangan Covid-19 di Provinsi Bengkulu (Foto: Media Center Pemprov/PROGRES.ID)

BENGKULU, PROGRES.ID – Provinsi Bengkulu sudah dapat secara mandiri melakukan pemeriksaan sampel SWAB Covid-19 pada Selasa (19/5/2020). Ini ditegaskan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Herwan Antoni saat menyampaikan keterangan pers terkait perkembangan Covid-19 di Aula Dinkes Provinsi Bengkulu, Minggu (17/5/2020).

“Tadi sudah dicek kembali, bersama Direktur RSMY. Seluruh perlengkapan sudah siap, dan besok Senin (18/5/2020) sudah mulai ujicoba pemeriksaan sampel serta finalisasi secara keseluruhan, mulai dari proses alur kerja, tim kerja dan sebagainya. Sehingga Lusa, (19/5/2020) sudah mulai running untuk pemeriksaan sampel awal,” jelas Herwan.

Baca Juga |  Gratis dan Diskon Listrik Subsidi Sudah Bisa Diakses, Begini Caranya

Herwan menambahkan, nantinya pemeriksaan akan dilakukan secara bertahap, sebab proses ini baru pertama kali dilakukan. Bengkulu saat ini memiliki 2 alat tes Covid-19 yaitu PCM atau (alat seperti microskop dengan menggunakan catridge) dan PCR (dengan menggunakan reagen).

“Tahap pertama dimulai dengan pemeriksaan 20 hingga 50 sampel, jika sudah berjalan akan ditingkatkan karena kapasitas alat dapat mencapai 100 sampel perhari. Bahkan selanjutnya bisa lebih, sebab kita miliki 2 alat yang dapat digunakan untuk pemeriksaan sampel,” terangnya

Baca Juga |  Indonesia Peringkat 3 Dunia COVID-19 Pasca Data Tampilan Dasbor John Hopkins Diubah

Menurut Herwan, kedepan tim dapat memperbanyak melakukan pemeriksaan sampel secara meluas ke kabupaten/kota. Bahkan Gugus Tugas bisa mengembangkan penyelidikan secara epidemiologi dengan pengambilan sampel secara random pada kelompok berpotensi penularan, dengan demikian nanti dapat dianalisa bagaimana kondisi riil kasus Covid-19 secara sesungguhnya di Provinsi Bengkulu.

“Jadi tim akan lebih agresif melakukan pelacakan pada tracing cluster yang diprediksi menimbulkan infeksi baru. Bahkan, kedepan dapat dilakukan rapid dan pengambilan sampel pada kelompok risiko, termasuk untuk masyarakat yang berada atau beraktivitas di tempat umum, seperti pasar, terminal, jalanan, swalayan, ataupun mall-mall,” pungkas Herwan.(rilis/red)

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Sementara Ribuan Orang Bergegas Tinggalkan Afghanistan, Sebagian Ingin Kembali
Ahmadiyah

Berita Utama

SETARA Institute Dorong Pemerintah Cabut SKB 3 Menteri

Berita Utama

China dan Pakistan berharap Taliban Penuhi Janji Berantas Kelompok Ekstremis

Berita Utama

Tentara AS Keluar dari Afghanistan, Perang Terlama AS Berakhir

Berita Utama

Angkatan Laut Indonesia dan Singapura Latihan Perang di Laut Natuna

Berita Utama

Biden Bahas Rencana Pangkas Harga Obat Resep

Berita Utama

Dipecat, Camat dan Lurah Tanjung Balai Yang Tertangkap Hendak Pesta Sabu

Berita Utama

Target Utama, Turunkan Angka Kematian Ibu