Home / Berita Utama / Internasional

Minggu, 3 Oktober 2021 - 10:01 WIB

Seorang Tentara Penjaga Perdamaian PBB Tewas di Mali

PROGRES.ID –

Pasukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Mali mengatakan seorang penjaga perdamaian PBB tewas dan empat lainnya luka parah ketika konvoi mereka mengenai bom rakitan di Mali utara Sabtu (2/10).

Pertumpahan darah dekat Kota Tessalit itu terjadi pasca pembunuhan lima polisi Mali dalam penyerbuan terhadap sebuah konvoi tambang di Mali selatan awal pekan ini, yang diklaim oleh kelompok yang terkait al-Qaida.

Serangan bersenjata oleh militan Islamis dan kelompok-kelompok lain sering terjadi di banyak wilayah Mali serta Burkina Faso dan Niger, meski ada banyak pasukan internasional.

Ribuan warga sipil telah tewas dan jutaan lainnya kehilangan tempat tinggal.

“Insiden ini mengingatkan akan bahaya permanen yang mengancam para tentara penjaga perdamaian kami,” kata El Ghassim Wane, kepala misi PBB yang dikenal sebagai MINUSMA, dalam pernyataan. Tentara penjaga perdamaian yang tewas itu berasal dari Mesir.

Misi itu telah mengerahkan lebih dari 13.000 tentara untuk mengendalikan kekerasan yang dilakukan kelompok-kelompok bersenjata di sebelah utara dan tengah negara itu. Mereka telah mencatat sekitar 255 kematian sejak 2013, menjadikan misi di Mali sebagai yang paling mematikan dibanding belasan misi perdamaian lainnya. [vm/ft]

logo voa indonesia

Share :

Baca Juga

UU Informasi

Berita Utama

Demi Keterbukaan Informasi Publik, Seleksi Anggota KIP Harus Diawasi Ketat

Berita Utama

Jepang Pertimbangkan Pemindahan Kedubes di Afghanistan ke Qatar

Berita Utama

Ngaku Laka Tunggal, Tersangka Perampokkan di Bermani Ulu di Bekuk Polisi

Berita Utama

AS Beri Sanksi Iran atas Dugaan Rencanakan Penculikan Wartawan 
Ilustrator Spiderman far from home

Berita Utama

Ilustrator Asal Malang Menang Kontes Gambar Poster Film “Spiderman: Far From Home”

Berita Utama

Taliban Minta AS Cairkan Aset Keuangan Afghanistan
Gempa bumi Ambon

Berita Utama

Gempa Bumi Kuat Guncang Ambon, Puluhan Orang Meninggal Dunia

Berita Utama

Biden Jamin Dukungan AS ke Ukraina Akan Berkesinambungan