Home / Berita Utama / Internasional

Selasa, 21 September 2021 - 13:02 WIB

Serangan AS Menarget al-Qaida di Suriah

PROGRES.ID –

Hanya beberapa hari setelah Amerika mengaku salah sasaran dalam serangan pesawat nirawak (drone) di Afghanistan yang menewaskan warga sipil, militer AS kembali melancarkan serangan untuk membunuh pimpinan teroris di Suriah.

Komando Pusat AS mengatakan pada Senin (20/9), pihaknya melakukan serangan udara di dekat Idlib, yang menarget seorang pemimpin kelompok teror al-Qaida.

“Petunjuk awal adalah menyerang seseorang yang kami tuju,” kata juru bicara Komando Pusat, Letnan Josie Lynne Lenny dalam sebuah pernyataan.

“Tidak ada indikasi korban sipil akibat serangan itu,” katanya.

Pejabat Pentagon memastikan serangan itu tetapi tidak memberi rincian tambahan.

Unggahan jihadis di media sosial pada Senin (20/9) mengatakan, serangan itu menewaskan dua pejabat yang berafiliasi dengan al-Qaida, Hurras al-Din.

Menurut SITE Intelligence Group, unggahan tu menulis serangan AS menewaskan Abu Hamza al-Yemeni, seorang komandan militer, serta seorang pejabat kedua bernama Abu al-Bara’ al-Tunisi.

Analis mengatakan, serangan itu diyakini sebagai serangan pertama AS terhadap al-Qaida di Suriah tahun ini, tetapi tekanan AS di sana berlangsung terus menerus.

Serangan udara pada Senin (20/9) di Suriah juga yang pertama diumumkan oleh Komando Pusat AS, sejak serangan drone pada 29 Agustus di Kabul, Afghanistan. Serangan itu menewaskan 10 warga sipil, termasuk seorang pekerja bantuan dan tujuh anak. [ps/ka]

logo voa indonesia

Share :

Baca Juga

Brexit

Internasional

Warga Inggris yang Tolak Brexit, Berusaha Dapatkan Paspor Irlandia
Menyerahkan dokumen ke pimpinan sidang

Berita Utama

Proyeksi APBD-P Provinsi Bengkulu 2019, Pendapatan Hingga Belanja Daerah Dipangkas
Pabrik Mobil Esemka

Berita Utama

Presiden Jokowi Resmikan Pabrik Mobil Esemka di Boyolali, Ini Target Pasarnya

Berita Utama

Keberadaan Sinagoge Tertua di Inggris Terancam

Berita Utama

Booster COVID-19 Perlebar Kesenjangan Vaksin
presiden joko widodo

Berita Utama

Ketika “M” Jadi Teka Teki Jelang Pendaftaran Capres dan Cawapres

Berita Utama

Inilah 19 Hari Cuti & Libur Nasional 2017

Berita Utama

AS Akan Lakukan Diskusi Terbuka Soal Perdagangan dengan China