Setelah Menjadi Juara Dunia, Mahasiswa UPI Jajal Sirkuit Fiorano Italia

Desember 10, 2016

PROGRES.ID, ITALIA – Delapan orang mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) yang tergabung dalam Tim Bumi Siliwangi Team 4 mendapatkan hadiah berkunjung dan melihat proses produksi tim F1 setelah menjadi juara dunia dalam balap mobil buatan mahasiswa, yang terhemat dan tercepat pada bulan Juli lalu di London, Shell Eco Marathon Drivers World Championship.

Kecuali tim mahasiswa UPI Bandung, mahasiswa lainya yang mengikuti sirkuit Ferrari seperti Perancis, Italia, Jerman dan Swiss, tidak mendapatkan peluang melihat produksi Ferrari.

Ramdani, salah satu mahasiswa UPI mengatakan sangat senang sekali dan menikmati setiap momen. Pasalnya, Ramdani diberi kesempatan melakukan test drive di Fiorano, sirkuit Ferrari di Maranello yang digunakan oleh berbagai pembalap legendaris seperti Nikki Lauda dan Michael Schumacher, pada minggu pertama Desember lalu.

“Saya tak berani bermimpi… dan saya tidak pernah bermimpi bisa ke sirkuit Fiorano. Namun, apa yang terjadi? Saya bisa mengendarai dan menjajal mobil buatan tim sendiri di sirkuit itu,” kata Ramdani dikutip dari BBC Rabu (7/12/16).

Disamping itu, salah seorang tim test driver Ferrari Marc Gené yang mendampingi Ramdani menjajal sirkuit yang sering dilewati oleh Felipe Massa, Sebastian Vettel dan nama-nama besar lain itu menyebut Ramdani sebagai anggota Tim Bumi Siliwangi yang berpengalaman dan sangat antusias dalam mempelajari hal baru.

“Saya beri masukan terkait efisiensi dalam mengemudi, termasuk cara melewati tikungan, dan mengerem,” kata Gené usai uji lintasan.

Seperti yang diketahui, para mahasiswa ini telah memproduksi mobil berbaterai elektrik dengan kecepatan yang dicapai pada kejuaraan dunia pertama di London lalu sejauh 64 kilometer per kwh (kilowatt hour), mengalahkan puluhan tim dari seluruh dunia.

Mobil yang disebut Turangga Cheta Evolution 4, merupakan buah dari hasil kerja keras mereka selama empat tahun dengan melewati berbagai kompetisi, mulai dari tingkat regional Asia sampai ke kejuaraan dunia di London. (dsy)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.