Home / Berita Utama / Internasional

Jumat, 27 Agustus 2021 - 11:52 WIB

Siapa Pengungsi Afghanistan yang Datang ke AS?

PROGRES.ID –

Ribuan warga Afghanistan telah tiba di Amerika Serikat sejak evakuasi tergesa-gesa di Afghanistan dimulai pada pertengahan Agustus.Mereka termasuk banyak orang yang membantu pasukan AS selama 20 tahun keterlibatannya di negara itu.

Mengapa Militer AS Evakuasi Warga Afghanistan?

Presiden Joe Biden mengatakan Amerika Serikat bertujuan untuk mengevakuasi 50.000 hingga 65.000 warga Afghanistan sekutu AS sebelum tenggat penarikan pasukan AS pada 31 Agustus.

Perkiraan Biden itu tampaknya merujuk pada warga Afghanistan yang telah mengajukan permohonan visa kemanusiaan, yang dikenal sebagai Visa Imigran Khusus (SIV), dan para anggota keluarga mereka.

Pemerintah AS telah menolak untuk memberitahukan berapa banyak warga Afghanistan yang telah tiba di Amerika Serikat sejak evakuasi dari Kabul dimulai atau menjelaskan status imigrasi mereka.

Warga Afghanistan yang hendak dievakuasi menggunakan pesawat AS. (Foto: AP)

Warga Afghanistan yang hendak dievakuasi menggunakan pesawat AS. (Foto: AP)

Apa itu program SIV?

SIV tersedia untuk warga Afghanistan tertentu yang membantu pasukan AS – sebagai penerjemah atau dalam peran-peran lain – dan takut akan pembalasan oleh Taliban, kelompok militan Islamis yang dengan cepat merebut kekuasaan sejak 15 Agustus.

Diperkirakan 5.000 pelamar SIV telah dievakuasi dari Afghanistan, menurut sebuah laporan yang dirilis pada Rabu (25/8) oleh Association of Wartime Allies (Asosiasi Sekutu Masa Perang), sebuah kelompok aktivis yang mengadvokasi pelamar SIV di Afghanistan dan Irak.

Kelompok tersebut memperkirakan bahwa 65.000 pelamar SIV dan anggota keluarga mereka masih berada di Afghanistan.

Kerumunan orang menunjukkan dokumen mereka kepada pasukan AS di luar bandara di Kabul, Afghanistan 26 Agustus 2021. (Foto: Reuters)

Kerumunan orang menunjukkan dokumen mereka kepada pasukan AS di luar bandara di Kabul, Afghanistan 26 Agustus 2021. (Foto: Reuters)

Siapa Orang Afghanistan yang Tiba di AS?

Penerbangan evakuasi militer AS dari Kabul telah membawa warga AS, penduduk tetap yang sah, pelamar SIV Afghanistan dan warga Afghanistan lainnya yang rentan, menurut Pentagon.

Di antara orang Afghanistan yang memasuki Amerika Serikat adalah orang-orang dengan SIV yang disetujui dan pelamar untuk program tersebut bersama keluarga mereka.

Warga Afghanistan lainnya yang tiba mungkin mencari suaka di AS atau bantuan serupa, kata para aktivis.

Warga Afghanistan yang tidak memiliki status imigrasi yang sah ketika tiba di Amerika Serikat dapat diizinkan masuk untuk sementara waktu melalui “pembebasan visa atas dasar kemanusiaan.”

Pemerintahan Biden belum mengatakan berapa banyak warga Afghanistan yang telah mendapat dispensasi pembebasan visa bersyarat ke Amerika Serikat, tetapi para aktivis memperkirakan banyak pendatang nantinya tidak memiliki visa dan mereka memerlukan pembebasan itu.

Apa yang Terjadi Setibanya di AS?

Penerbangan-penerbangan evakuasi AS sejauh ini telah mendarat di Bandara Internasional Dulles di Virginia.

Warga negara AS dan penduduk tetap yang sah dapat pergi ke tujuan mereka setelah mereka menjalani tes COVID-19. Warga Afghanistan yang memenuhi syarat SIV dan pendatang Afghanistan lainnya dikirim ke pangkalan militer AS di Virginia, Texas, Wisconsin, dan New Jersey untuk diproses, menurut orang yang mengetahui prosedur tersebut.

Warga Afghanistan memasuki pesawat angkut AS untuk dievakuasi. (Foto: via AP)

Warga Afghanistan memasuki pesawat angkut AS untuk dievakuasi. (Foto: via AP)

Warga Afghanistan yang dikirim ke pangkalan militer menerima pemeriksaan kesehatan dan bimbingan dalam mengisi formulir untuk mengajukan izin kerja, berikut layanan-layanan lainnya. Pemrosesan itu dapat berlangsung dari satu hari hingga satu minggu atau lebih, kata seorang staf urusan pengungsi yang bekerja di Fort Lee di Virginia kepada Reuters.

Setelah diproses di pangkalan militer, warga Afghanistan akan diserahkan ke organisasi-organisasi pemukiman pengungsi di AS, kata seorang pejabat senior AS.

Kelompok-kelompok tersebut memberi warga Afghanistan yang memenuhi syarat SIV dan lainnya dengan perumahan, perabotan dan makanan, dan membantu mereka menyesuaikan diri dengan kehidupan di Amerika Serikat. [lt/em]

logo voa indonesia

Share :

Baca Juga

Tes Keperawanan Masih Digunakan dalam Rekrut Prajurit Perempuan — BeritaBenar

Berita Utama

Tes Keperawanan Masih Digunakan dalam Rekrut Prajurit Perempuan

Berita Utama

Dampak AUKUS, Korea Utara Peringatkan AS tentang Kompetisi Persenjataan Nuklir

Berita Utama

Paus Sayangkan Kegagalan Gereja Katolik Lindungi Anak Korban Pelecehan

Berita Utama

Jokowi Perintahkan Harga Tes PCR Maksimal Rp550 Ribu

Berita Utama

Bantuan Lamban, Warga Haiti Marah dan Putus Asa

Berita Utama

Pemberontak Houthi Yaman Eksekusi 9 Orang 

Berita Utama

Junta Militer Myanmar Mungkin Lakukan Kejahatan terhadap Kemanusiaan

Berita Utama

Pria Vietnam Dipenjara 5 Tahun Karena Tularkan Virus Corona