Jalan yang ditutup oleh warga

PROGRES.ID, BENGKULU TENGAH – Setelah warga melakukan aksi dengan menyegel gerbang masuk perusahaan tambang batubara yang dikelola PT Citra Buana Soraya (CBS), Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah kembali menggelar rapat di aula Serba Guna Selasa (17/5/2016). Rapat yang dihadiri seluruh SKPD terkait dan pihak perusahaan ini berlangsung cukup alot.

Perwakilan warga yang di undang sempat memanas, karena pemerintah dianggap tak berpihak kepada mereka. Warga mendesak pemerintah segera meninjau ulang izin underground yang sudah terlanjur diterbitkan.

“Janjinya tanggal 4 Juni nanti pemerintah akan mengambil keputusan. Jadi kami juga tidak akan melakukan tindakan apapun hingga waktu yang ditentukan. Tapi bila nanti keputusan yang diambil tidak berpihak kepada masyarakat, tidak menutup kemungkinan kita akan melakukan aksi,” kata Nurdin .

Sementara itu, pihak perusahaan sendiri mengaku tetap akan mengikuti prosedur yang berlaku dan meminta penyelesaian polemik ini tidak ada yang dirugikan.

“Harapan saya semua berjalan sesuai fungsi,tidak saling merugikan dan tidak saling berbenturan, itu saja,” kata Kepala Teknis Tambang PT CBS, Danu Hardiyanto usai pertemuan dengan warga dan pemerintah.(hdn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.