Home / Berita Utama / Nasional

Sabtu, 7 Januari 2017 - 22:13 WIB

Soal Bendera OPM, Pemerintah Indonesia Minta Australia Bertanggung Jawab

PROGRES.ID, JAKARTA- Pemerintah Republik Indonesia meminta Australia segera menangkap pelaku yang mengibarkan bendera Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Konsulat Jenderal RI di Melbourne. Diduga, pelaku tersebut berasal dari daerah setempat.

Juru Bicara Kementerian Luat Negeri RI Arrmanatha Nasir di Jakarta, Sabtu, mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah berkomunikasi dengan Menlu Australia Julie Bishop, Sabtu pagi, yang menekankan kewajiban Australia untuk melindungi semua properti diplomatik sesuai dengan Konvensi Wina.

“Pemerintah RI telah menyampaikan protes kepada pemerintah Australia dan meminta agar pelaku segera ditangkap dan dihukum secara tegas sesuai dengan hukum yang berlaku,” katanya seperti yang dikutip dari Detik, Sabtu (7/1/2017).

Baca Juga |  Dinilai Mampu Tangani Pencurian Ikan, Menteri Susi Dapat Penghargaan WWF-Internasional

Insiden yang terjadi Jumat kemarin tersebut, dilakukan ketika sebagian besar staf KJRI sedang melakukan ibadah salat Jumat. Sebelum memanjat pagar tembok KJRI setinggi lebih dari 2,5 meter, pelaku menerobos halaman gedung apartemen tetangga KJRI.

Kejadian ini seketika menyita banyak perhatian, apalagi saat ini hubungan antara Indonesia dan Australia tengah memanas dengan adanya penghentian sementara kerjasama militer antar keduanya. Terkait dengan kejadian tersebut, Guru Besar Hukum

Baca Juga |  Jokowi Akan Bahas Tiga Pilar di KTT G20

Baca: Pancasila Dilecehkan, Panglima TNI Hentikan Kerjasama Militer dengan Australia

Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana mengatakan bahwa pemerintah RI dan Australia sebaiknya waspada agar hubungan kedua negara tidak terganggu. Menurutnya, tindakan tersebut sulit untuk dianggap terpisah dari ingar-bingar di kedua negara pascapenangguhan itu.

“Besar kemungkinan, pelaku memanfaatkan situasi pascapenangguhan kerja sama pelatihan militer antarkedua negara,” katanya, seperti yang dilansir Antara. (dsy)

Share :

Baca Juga

Pengungsi

Berita Utama

Tsunami Selat Sunda, 43 Meninggal, 584 Luka-luka

Berita Utama

Keren, Presiden Jokowi Nge-Vlog Dengan Raja Salman

Berita Utama

Pendidikan Inklusi Melalui Olahraga, Barcelona dan UNICEF Gandeng Kemdikbud

Berita Utama

Real Count Pilkada DKI Jakarta 2017 Sudah Final, Ahok-Djarot 42.96 Persen, Anies-Sandiaga 39.97 Persen, Agus-SIlvy 17.07 Persen

Berita Utama

Kamis, Prabowo Siap ke Mahkamah Konstitusi
Prabowo

Berita Utama

Prabowo Jadi Menteri Jokowi, Persaudaraan Alumni 212 Kecewa
Jokowi Lihat buah

Berita Utama

Indonesia Masuk 20 Besar Negara Penghasil Buah Terbesar di Dunia
Konferensi pers gugus tugas

Berita Utama

Bengkulu Sudah Punya RT-PCR dan Tenaga Ahlinya, Sampel Swab Bisa Diuji Sendiri
error: Konten ini dirpoteksi !!