Home / Berita Utama / Regional

Kamis, 5 September 2019 - 20:22 WIB

Sudah 3 Organisasi Media Siber Berdiri di Bengkulu, Rohidin: Harus Ubah Pola Pikir

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat menyampaikan sambutan pada acara pengukuhan pengurus SMSI Kabupaten/Kota Se-Provinsi Bengkulu (Foto: MedCen Prov Bengkulu/PROGRES.ID)

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat menyampaikan sambutan pada acara pengukuhan pengurus SMSI Kabupaten/Kota Se-Provinsi Bengkulu (Foto: MedCen Prov Bengkulu/PROGRES.ID)

Gubernur bicara media siber

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah saat menyampaikan sambutan pada acara pengukuhan pengurus SMSI Kabupaten/Kota Se-Provinsi Bengkulu (Foto: MedCen Prov Bengkulu/PROGRES.ID)

BENGKULU, PROGRES.ID – Setidaknya sudah 3 organisasi perusahaan media siber berdiri di Provinsi Bengkulu, yakni Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bengkulu, Asosiasi Media Siber Bengkulu Online (AMBO) dan Forum Media Siber Indonesia (Formasi).

SMSI merupakan organisasi perusahaan media yang memiliki teritorial lebih luas, yakni berskala nasional atau memiliki cabang hampir di semua provinsi. Dua organisasi perusahaan media lainnya, AMBO dan Formasi merupakan organisasi perusahaan media yang berskala lokal atau hanya ada di Provinsi Bengkulu.

Hingga saat ini, SMSI, AMBO dan Formasi belum menjadi konstituen Dewan Pers. Berdasarkan surat edaran resmi itu bernomor 371/DP/K/VII 2018 tertanggal 26 Juni 2018 disebutkan, organisasi pers yang sudah menjadi konstituen Dewan Pers adalah Serikat Perusahan Pers (SPS), Perusahan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI).

Baca Juga |  Lepas Atlet MMA Bengkulu ke Ajang IMMAF Bahrain, Gubernur Bengkulu Pesan Ini

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, media massa sejauh ini sudah menjadi pengontrol kinerja pemerintah dan kontrol sosial masyarakat serta sebagai peluang bisnis yang menjanjikan. Pada era 4.0 ini, ia juga menuturkan agar media massa juga harus bisa membentuk pola pikir atau menggiring opini masyarakat ke arah yang sehat, positif dan bijak dalam menyikapi berbagai kondisi.

“Daerah itu tidak akan pernah maju kalau pola pikir masyarakatnya tidak sehat. Maka dinegara-negara maju yang pertama mereka tekankan adalah pola pikir. Kalau seseorang pola pikirnya sudah maju, sehat, mandiri dan rasional, maka selesai segala urusan,” terang Rohidin pada saat sambutan dalam acara pengukuhan pengurus SMSI Kabupaten/Kota Se-Provinsi Bengkulu di Hotel Santika Bengkulu, Rabu (04/09/2019).

Baca Juga |  Benarkah Apple akan Ciptakan Transportasi Swakemudi?

Rohidin meminta kepada seluruh pengurus dan anggota organisasi pers di Provinsi Bengkulu dan media massa untuk tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik serta selalu berpikir dan bersikap secara rasional memajukan daerah.

“Jadi inikan merupakan perkumpulan pemlik media siber dan saya kira sangat kuat dalam rangka membuat branding daerah maupun dalam rangka membuat opini yang positif untuk Bengkulu. Maka saya katakan ini mejadi sebuah pertemuan sangat strategis untuk ukuran media di era milenial,” kata Rohidin .(pid/rls/red)

Share :

Baca Juga

Suku Bajau

Berita Utama

Inilah Film AS yang Bercerita Tentang Suku Bajau di Sulawesi yang Terancam Punah

Berita Utama

Dua Jambret Asal Kepahiang Ditangkap Massa
Demokrat

Berita Utama

SK Terbit, Demokrat Resmi Usung Helmi-Dedi
Buaya

Berita Utama

Seorang Perempuan Florida Kedapatan Sembunyikan Anak Buaya di Dalam Celana

Berita Utama

Awak Kapal Tanker Asing Akui Pindahkan Minyak dan Langgar Sejumlah Ketentuan

Berita Utama

Buka Piala Presiden 2017, Jokowi Tendang Kick-Off
Istri Bung Tomo

Berita Utama

Istri Pahlawan Nasional Bung Tomo Meninggal Dunia

Berita Utama

Qari ini Meninggal Dunia Saat Membaca Alquran, Mensos: Semoga Khusnul Khotimah
error: Konten ini dirpoteksi !!