Home / Berita Utama / Internasional

Selasa, 21 September 2021 - 18:29 WIB

Taliban Umumkan Deputi Menteri di Pemerintahan yang Semua Anggotanya Lelaki

PROGRES.ID –

Taliban mengumumkan daftar deputi menteri, Selasa (21/9), tanpa mengangkat satupun perempuan, meskipun ada kecaman internasional sewaktu mereka mengumumkan menteri kabinet yang semuanya lelaki pada awal bulan ini.

Daftar tersebut dikemukakan oleh juru bicara pemerintah Zabihullah Mujahid pada konferensi pers di Ibu Kota Afghanistan, Kabul.

Daftar deputi menteri itu mengisyaratkan bahwa Taliban tidak goyah oleh kritik internasional dan bahwa mereka memperkuat jalur garis keras sekarang ini meskipun pada awalnya berjanji akan bersikap inklusif dan menjunjung hak-hak perempuan.

Masyarakat internasional telah memperingatkan bahwa Taliban akan dinilai berdasarkan tindakan mereka, dan bahwa pengakuan terhadap pemerintah yang dipimpin Taliban akan dikaitkan dengan perlakuan terhadap kaum perempuan dan minoritas. Dalam pemerintahan mereka sebelumnya di Afghanistan pada akhir 1990-an, Taliban telah melarang perempuan untuk bersekolah, bekerja dan terlibat dalam kehidupan publik.

Taliban telah menetapkan kabinet yang sekarang ini sebagai pemerintah sementara, yang menunjukkan bahwa perubahan masih mungkin terjadi, tetapi Taliban tidak menyebutkan apakah akan menyelenggarakan pemilu.

Dalam menanggapi berbagai pertanyaan, Mujahid membela jajaran kabinet yang diperluas itu, dengan mengatakan bahwa kabinet mencakup anggota berbagai etnik minoritas, seperti Hazara, dan bahwa perempuan mungkin akan ditambahkan nantinya. [uh/lt]

logo voa indonesia

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Anak-anak Terlantar di Suriah Terjebak dalam Kesengsaraan

Berita Utama

Taliban Tunjuk Tokoh yang Dikenai Sanksi PBB sebagai Pemimpin Pemerintahan Baru

Berita Utama

Kapolda Bengkulu Dukung Program JSPS , Helmi : Ada Warga Sakit Segera Lapor ke Pemkot

Berita Utama

Jokowi Lepas Ekspor Komoditas Pertanian Senilai Rp7,29 Triliun

Berita Utama

AS Catat 140.000 Kasus COVID-19

Berita Utama

Evakuasi di Afghanistan Berlanjut di Tengah Kekacauan di Bandara

Berita Utama

Jokowi Akan Beri Rp 600 Ribu Bagi Pegawai Swasta Bergaji di Bawah Rp 5 Juta

Berita Utama

Menteri Keuangan Uni Eropa Bahas Lonjakan Harga Energi