Home / Berita Utama / Edukasi

Jumat, 12 Agustus 2016 - 20:14 WIB

Tasya Sempat Terpikir Mundur Seleksi Paskibraka, Ini Sebabnya

Paskibraka Asal Bengkulu, Tasya Nabilah harus merelakan rambutnya dipotong demi Indonesia | Foto: Liputan6.com

Paskibraka Asal Bengkulu, Tasya Nabilah harus merelakan rambutnya dipotong demi Indonesia | Foto: Liputan6.com

PROGRES.ID, JAKARTA – Paskibraka asal Bengkulu, Tasya Nabilah sempat selintas terpikir akan mundur dari seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka. Alasannya, Tasya mengaku memotong rambut merupakan hal yang paling ia takutkan begitu tahu lolos seleksi sebagai Paskibraka tingkat nasional 2016.Tapi, ia berhasil mengikis rasa takut itu dan setelah ia potong rambut, ia merasa lebih percaya diri.

Baca: Kisah Tasya Nabilah, Siswi Asal Bengkulu Pembawa Baki Bendera Pusaka

“Memang sempat ragu mau lanjut atau nggak (gara-gara rambut dipotong). Tapi demi Indonesia, saya rela rambut ini dipotong,” ujar Tasya, dikutip dari News.Liputan6.com.

Tasya mengaku akan kembali memajangkan rambutnya usai menuntaskan tugasnya sebagai pembawa baki Bendera Pusaka pada 17 Agustus 2016.

“Baru pertama sependek ini. Dan memang saya lebih suka rambut panjang ketimbang pendek. Bukan apa-apa, soalnya lucu banget kalau rambut pendek kayak gini,” terang Tasya.

Paskibraka Bengkulu Tasya Nabilah

Mata Tasya sempat berbinar-binar melihat rambut panjang kesayangannya harus dipotong | Foto: Adiito.com via Liputan6.com

Menurut Tasya, rambut panjang yang telah direlakan untuk dipotong itu telah dipeliharanya selama empat tahun, atau sejak terakhir kali rambutnya dipotong pendek, yakni saat ia masih duduk di bangku SMP.

Baca Juga |  Ini Profil Aisyah Rahmawati, Paskibraka Nasional dari Bengkulu Pembawa Baki Bendera Merah Putih

“Susah banget manjangin rambut itu. Saya mulai panjangin rambut dari saya kelas 1 SMP, sekitar empat tahunan,” kata siswi SMA Negeri 5 Kota Bengkulu ini.

Tasya mengaku sangat tahu bahwa potong rambut adalah sebuah kewajiban bagi calon Paskibraka. Menurutnya, ia sempat sedih lantaran tidak sedikit waktu yang dibutuhkan demi memanjangkan rambutnya. Meski demikian, setelah menjalani pemotongan rambut, banyak yang memuji Tasya, bahwa ia tampak lebih anggun dan cantik.

Baca Juga |  Setelah Jakarta, Giliran UNAIR Surabaya disambangi LPDP Edufair 2017

“Mereka juga bilang kalau saya lebih cantik,” kata Tasya.

Pemotongan rambut peserta pendidikan dan latihan Paskibraka 2016 dilakukan di Aula Wisma Soegondo pada Minggu (7/8/2016) siang untuk Paskibraka putri. Sementara bagi peserta laki-laki dilakukan di halaman depan wisma.Tak hanya itu, sebelum prosesi pemotongan rambut, para peserta juga dibekali ilmu merawat wajah (make over) oleh para ahli. Ada juga kegiatan membersihkan dan memijat wajah menggunakan produk-produk andalan yang telah disediakan.

Panitia mewajibkan seluruh calon anggota Paskibraka putri berambut bob dan peserta putra wajib cepak. Syarat ini sudah diwajibkan sejak dulu bagi anggota Paskibraka yang akan bertugas di Istana Negara pada upacara peringatan 17 Agustus.(pid)

Share :

Baca Juga

presiden joko widodo

Berita Utama

Demi Persatuan, Jokowi Lanjutkan Konsolidasi Kebangsaan
Fot bersama

Berita Utama

Pemprov Bengkulu Dorong Unib Kembangkan Inovasi Teknologi ICETsAS dan SeNITiA
Donald Trump

Berita Utama

Trump Pertimbangkan Penarikan Besar Pasukan dari Afghanistan

Berita Utama

Lebaran Hari Kedua, Puluhan Rumah Terendam Banjir

Berita Utama

Mendikbud Dibully, FDS Terancam Batal
whatsapp

Berita Utama

Aturan Baru WhatsApp Picu Pengguna Lirik Signal dan Telegram

Berita Utama

Tempo 3 Jam, Polres Rejang Lebong Bekuk 2 Tersangka Curanmor

Berita Utama

Berlangsung Sengit, Persib Bandung Kalahkan Mitra Kukar 3-2 dan Lolos Ke Semifinal Piala Presiden 2017
error: Konten ini dirpoteksi !!