Home / Berita Utama / Edukasi / Sains dan Teknologi

Sabtu, 12 November 2016 - 13:21 WIB

Teliti Manfaat Daun Nona dan Daun Pinang Siswa Bengkulu Selatan Raih Juara 1 LKTI se-Sumbagsel

Para siswa SMA 7 Manna yang mampu raih prestasi tingkat regional dan nasionalfoto: Sopian/PROGRES BS/

Para siswa SMA 7 Manna yang mampu raih prestasi tingkat regional dan nasionalfoto: Sopian/PROGRES BS/

PROGRES.ID,MANNA– Arinto Surya Dintiarso siswa kelas XII IPA 3 SMA Negeri 7 Bengkulu Selatan berhasil meraih juara pertama dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat Sumbagsel di Lampung beberapa waktu yang lalu.  Arinto lakukan penelitian terhadap Pemanfaatan Daun Nona dan Daun Pinang Sebagai Racun Untuk Pembasmi Walang Sangit.

Dengan bahan utama Daun Pinang dan Daun Nona (tumbuhan sejenis Sirsak) setelah diambil ekstrak nya dan diberi sedikit campuran air ternyata mampu membasmi walangsangit hingga 50 %.

“Setelah melakukan penelitian selama beberapa bulan akhirnya saya menemukan manfaat dari tumbuhan alami Daun Nona dan Daun Pinang yang dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk pembasmi hama jenis walang sangit.”terang Arinto didampingi Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Bengkulu Selatan Lasman saat diwawancarai jurnalis Progres.id (9/11/2016).

Baca Juga |  Harga Cabai Semakin Turun, Diperkirakan Akan Mencapai 15 ribu per Kilo

Tak hanya temukan manfaat Daun Nona dan Daun Pinang, para siswa SMA Negeri 7 Bengkulu Selatan yakni Cia,Anita Putri dan Nova Novita siswa kelas XII IPA 1 dan 2, juga menghasilkan penemuan manfaat dari buah pare yang ternyata mampu menjadi penghantar listrik.

“Awalnya kami mencoba untuk meneliti buah Belimbing, Asam Kandis dan Rantauwali, namun dari ketiga tanaman tersebut yang paling kuat menghantarkan listrik justru Belimbing dan Asam Kandis. Namun kami belum merasa puas dengan uji laboraturium terhadap ketiga tanaman tersebut, sehingga kami melakukan penelitian untuk Buah Pare yang biasa digunakan masyarakat sebagai sayur mayur.”Ujar Anita

Baca Juga |  Cerita Elsa yang Termotivasi Senior Jadi Paskibraka 2017 Asal Bengkulu

Dari hasil penelitian uji laboratorium terhadap ekstrak buah pare,ternyata ektrak buah pare mampu menjadi penghantar listrik yang baik dan menghasilkan daya listrik yang lebih besar. Sehingga mampu menghidupkan lampu,tidak seperti penelitian terhadap 3 jenis buah sebelumnya.Dan hasilnya penemuan ini mampu meraih peringkat 15 se- Indonesia dalam lomba Penelitian Siswa Tingkat Nasional.(Sar)

 

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Seperempat Abad Kasus Pembunuhan Jurnalis Udin

Berita Utama

Pekerjaan Membuatnya Awet Muda Setelah 34 Tahun

Berita Utama

Budayawan Hingga Agamawan: Persatuan Lebih Penting dari Hasil Pemilu

Berita Utama

Saham Alibaba Merosot Setelah Janji Alokasikan $15,5 Miliar untuk Tujuan Amal
Donald Trump dan Melania Trump

Berita Utama

Trump Positif Covid-19, Begini Reaksi Pasar

Berita Utama

Teknologi Baru untuk Mengurangi Karbon di Atmosfer

Berita Utama

Boji Anjing Jalanan, Keliling Instanbul Naik Transportasi Umum

Berita Utama

Pandemi COVID-19 Perberat Beban Pekerja Migran Indonesia di Luar Negeri