Softlaunchin Terminal Pulo Gebang oleh Menhub / Foto: Okezone

PROGRES.ID, Jakarta – Terminal Bus Terpadu Sentra Timur Pulogebang akhinya diresmikan (soft launching) hari ini (28/12/2016) oleh Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi .

Terminal yang disebut-sebut sebagai yang terbesar se-Asia Tenggara ini akan dijadikan basis utama bus-bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) baik menuju atau keluar Jakarta. Terminal Pulogebang ini berdiri di atas lahan 12,5 hektare dan dibangun sejak 2010 di Jalan Raya Bekasi, Cakung, Jakarta Timur, di pinggir Jakarta Outer Ring Road (JORR).

Fasilitas di terminal ini tidak jauh berbeda seperti di bandara, terdiri dari 4 gedung utama. Gedung pertama adalah ruang bagi awak bus beristirahat, gedung kedua adalah gedung terminal keberangkatan, gedung ketiga adalah terminal kedatangan, serta gedung terakhir adalah terminal angkutan kota dan terminal bus TransJ.

Berbagai fasilitas pun dibuat senyaman mungkin. Ruangan dengan fasilitas AC di lantai satu. Semua lantai di Gedung Keberangkatan dan Gedung Kedatangan yang terdiri dari 4 lantai dihubungkan oleh eskalator dan lift. Selain itu tidak lupa disediakan fasilitas pendukung lain, misalnya troli, kursi roda, ruang laktasi (ruang menyusui –red) sampai fasilitas toilet di setiap lantai yang tidak dipungut bayaran alias gratis.

Dengan softlauncing  terminal Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, ini lantas memunculkan pertanyaan tentang nasib terminal Pulogadung.

“Setelah Pulogadung dipindah itu tidak akan ditutup. Aktivitasnya untuk dalam kota saja. AKAP (Antar Kota Antar Provinsi) dipindah ke Pulogebang,” kata Andri Yansyah,  Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, sebagaimana dikutip dari Detiknews, Rabu (28/12/2016).

Andri juga mengungkapkan rencana serupa untuk Terminal Kalideres, Jakarta Barat. Menurut Andri, Pemprov akan merevitalisasi Terminal Rawa Buaya sebagai akses bus dari dan menuju Sumatera.

“Rawa Buaya sudah ada sembilan hektare lahannya. Itu juga untuk memenuhi transportasi dari dan ke Sumatera. Nantinya dari terminal Kalideres akan kita pindah ke terminal Rawa Buaya,” Pungkasnya (dsy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.