archandra tahar
Archandra Tahar | Foto: Detik.com

Dari Menteri ESDM

PROGRES.ID, JAKARTA – Belum genap satu bulan dilantik menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar akhirnya diberhentikan secara hormat oleh Presiden Joko Widodo, terkait kasus dwikwarganegaraan yang dimilikinya,  Senin (15/8/2016) malam.

Seperti yang dilansir Kompas.com sebelumnya, wakil Presiden Jusuf Kalla sempat mengingatkan  Arcandra Tahar agar memperbaiki proses administrasi kewarganegaraan. Karena Indonesia belum mengakui dwikewarganegaraan. Seperti yang diketahui, Arcandra memiliki kewarganegaraa AS dan kewarganegaraan Indonesia yang secara hukum Indonesia tidak diperkenankan.

Secara hukum, Arcandra dinilai sudah kehilangan status WNI-nya.Terkait hal itu, Arcandra dianggap melanggar UU No 6/2011 tentang Keimigrasian, UU No 12/2006 tentang Kewarganegaraan Pasal 23 Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006, serta UU No 39/2008 tentang Kementerian Negara.

Namun, melalui TribunNews Arcandra mengaku tidak menyesal dengan keputusan Presiden Jokowi, karena semua yang terjadi pada dirinya dianggap sebagai takdir.

“Saya tidak menyesalinya, semua sudah ada yang mengatur. Kenapa harus menyesal? Takdir itu sudah ada yang mengatur, sudah ditetapkan,” ungkap Arcandra, Selasa (16/08/2016) pukul 00.20 WIB.

Sementara itu, sebagai pengganti, Presiden Jokowi menunjuk Luhut Binsar Pandjaitan selaku Menko Kemaritiman sampai ada menteri ESDM definitif.(dsy)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.