Home / Berita Utama / Regional

Rabu, 23 Mei 2018 - 23:10 WIB

TNI di Kodim 0718/Pati Rutinkan Beladiri Yongmoodo Tiap Minggu

Prajurit Kodim Pati sedang berlatih seni beladiri Yongmoodo | Foto: Pelda Syaiful/PROGRES.ID

Prajurit Kodim Pati sedang berlatih seni beladiri Yongmoodo | Foto: Pelda Syaiful/PROGRES.ID

PROGRES.ID, PATI – Untuk meningkatkan kemampuan dan menunjang tugas pokok Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodim 0718/Pati melaksanakan latihan beladiri Yongmoodo secara rutin setiap minggu di halaman Makodim 0718/Pati.

Prajurit Kodim 0718/Pati mulai dari perwira, bintara dan Tamtama berlatih Yongmoodo tanpa terkecuali. Sebelum latihan, Pelaksana Harian (Plh) Kasdim Kapten Inf Mujima melakukan pengecekan prajurit saat apel.

Mujimo menjelaskan, Yongmoodo merupakan beladiri militer untuk bela bangsa.

“Ini adalah beladiri tangan kosong yang sejalan dengan falsafah militer yang menjunjung tinggi sportifitas dan patriotisme,” ujar Mujimo, Rabu (23/05/2018) saat ditemui di ruang kerjanya.

Latihan Yongmoodo

Prajurit Kodim Pati sedang berlatih seni beladiri Yongmoodo | Foto: Pelda Syaiful/PROGRES.ID

lebih lanjut ia mengatakan, walaupun peserta latihan beladiri sebagian sudah tidak muda lagi, namun para prajurit ini tetap antusias dan bersemangat berlatih mengikuti arahan pelatih.

Baca Juga |  Akhirnya Indonesia Evaluasi 75 Keanggotaan Organisasi Internasional

“Meski sudah banyak yang tidak muda lagi, tapi mereka antusias dan mampu mengikuti arahan pelatih dengan baik seperti yang diperagakan oleh pelatih Serda Priyanto,” imbuhnya.

Sementara itu, Bati Ops Kodim Pati Peltu Suparno mengatakan dengan latihan intensif ini diharapakan seluruh prajurit Kodim 0718/Pati memiliki kemampuan bela diri Yongmoodo yang mumpuni dan meningkatkan kepercayaan diri.

Baca Juga |  Terima 2 Ribu APD dari Mabes TNI, Gubernur Bagi ke Sejumlah Rumah Sakit di Provinsi Bengkulu

“Kita harapkan dengan latihan Yongmoodo ini, prajurit makin sehat dan semakin percaya diri,” kata Peltu Suparno.

Untuk diketahui, Yongmoodo adalah seni beladiri gabungan dari beladiri Judo, Taekwondo, Apkido, Ssirum, dan Hon Sin Sul. Beladiri ini diperkenalkan pada 15 Oktober 1995 oleh The Martial Reearch Institut dari Yong In University Korea. Beladiri ini kemudian juga diadopsi oleh TNI untuk dijadikan beladiri wajib.(ipl)

Share :

Baca Juga

Gedung MPR RI

Berita Utama

Covid-19, Pemilihan Serentak 2020 Ditunda

Berita Utama

Ratusan Ormas dan LSM Desak Polda Jabar Segera Tuntaskan Kasus Habib Riziek Besok
Prabowo SBY

Berita Utama

Jenderal Kardus Vs Jenderal Baper
Bank Indonesia

Berita Utama

BI Pangkas Suku Bunga Acuan untuk Pertama Kali dalam 2 Tahun

Berita Utama

Benarkah UN Akan Dihapuskan?
Kampanye Jokowi

Berita Utama

Tutup Kampanye di GBK, Jokowi: Pilih Pemimpin yang Datang dari Rakyat
Timnas Indonesia

Berita Utama

Cerita Kemenangan Timnas Indonesia Atas Vietnam
Mendagri Tjahjo Kumolo

Berita Utama

Kemendagri Pastikan 30 September Batas Akhir Pembuatan KTP Elektronik
error: Konten ini dirpoteksi !!