Home / Berita Utama / Ekonomi & Bisnis

Jumat, 2 Oktober 2020 - 23:31 WIB

Trump Positif Covid-19, Begini Reaksi Pasar

Donald Trump dan Melania Trump (Foto: Kstp.com)

Donald Trump dan Melania Trump (Foto: Kstp.com)

PROGRES.ID – Nilai mata yang dolar AS naik dan yen Jepang mencatat kenaikan tertinggi dalam lebih dari sebulan pada Jumat (2/10), setelah setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan dia dinyatakan positif terinfeksi Covid-19. Pengumuman Trump muncul hanya sebulan menjelang pemilihan presiden pada 3 November.

Berita tersebut dapat menyebabkan gelombang baru volatilitas pasar menjelang pemilihan. Trump, 74 tahún, berisiko tinggi terkena virus mematikan itu karena usia dan berat badan.

Kantor berita Reuters melaporkan, mata uangdolar AS naik sekitar 0,6 pesen dan yen melonjak lebih jauh, naik setengah persen pada dolar ke level tertinggi pada satu minggu di 104,95.

Trump mengatakan dia dan Ibu Negara Melania Trump dinyatakan positif dan akan segera memulai proses karantina.

“Presiden Amerika Serikat mengidap penyakit yang membunuh orang. Orang-orang mengambil risiko karena itu,” kata Chris Weston, Kepala Penelitian Pialang Pepperstone di Melbourne.

Euro turun 0,2 persen menjadi $ 1,1725. Komoditas dan saham berjangka AS juga anjlok.

Baca Juga |  Jelang Pilkada 2020, Cyber Patrol Kemkominfo Pantau Konten Negatif di Medsos

Dolar Australia turun 0,6 persen pada $ 0,7141 dan dolar Selandia Baru turun 0,3 pada pada $ 0,6629. Terhadap enam mata uang utama, dolar naik 0,1 persen menjadi 93,824.

Weston dan analis lainnya mengatakan diagnosis Trump dapat merugikan kampanyenya, tetapi implikasi selanjutnya untuk pasar tidak jelas. Hal ini akan bergantung pada kesehatan Trump, seberapa jauh virus telah menyebar di antara politisi AS dan tanggapan pemilih.

“Sejauh yang kami tahu, Trump tidak sakit parah. Ada kemungkinan pada saat kita mencapai perdagangan New York, pasar akan tenang,” kata Yako Sero, ahli strategi di Sumitomo Mitsui Trust Bank di Tokyo.

“Namun, hal ini merusak kemampuan Trump untuk berkampanye dan waktu hampir habis sebelum pemilihan,” katanya.

Bahkan sebelum Trump melakukan tes Covid-19, investor Asia sudah gelisah karena tanda-tanda paket stimulus fiskal AS yang diharapkan, terhenti di Washington. Pasar juga masih menunggu data pekerjaan AS yang akan dirilis untuk membaca kondisi perekonomian negara tersebut.

Baca Juga |  Didemo Karyawan, Ini Jawaban PT Bio Nusantara

Sementara saham berjangka AS dan dolar Australia terkoreksi pada hari Jumat (2/10) setelah Presiden Donald Trump mengatakan dia dan istrinya dinyatakan positif terkena virus corona.

S&P 500 turun 1,8 persen pada perdagangan Asia setelah adanya berita tersebut, memperpanjang kerugian sebelumnya, sementara dolar Australia juga turun. Demikian pula saham berjangka Eropa.

“Poin berikutnya adalah sejauh mana ini masuk (ke pemerintahan), yang memiliki implikasi besar bagi pemilu. Skenario terburuk adalah kita bisa melihat pemilihan mundur sedikit,” kata Chris Weston, Kepala Penelitian Pialang Pepperstone di Melbourne.

Sementara Khoon Goh, Kepala Riset ANZ Singapura mengatakan pada saat ini masih terlalu dini untuk mengatakan bagaimana hal ini dapat mempengaruhi hasil pemilu.

“Dolar dibeli pada awalnya, tetapi setelah itu dijual. Saya membayangkan selama Presiden dan Ibu Negara berada dalam kondisi yang wajar, pergerakan pasar ini akan mereda,” katanya. [ah/rw]

Logo VOA Indonesia

Share :

Baca Juga

Gerhana bulan

Berita Utama

Akan Ada Gerhana Bulan Sebagian Pada 7-8 Agustus 2017 Ini
Cap Kaki Tiga dan Isle of Man

Berita Utama

Mirip Lambang Negara Isle of Man, Merek Cap Kaki Tiga Resmi Dicoret
Pernyataan sikap

Berita Utama

Di Rakerda IV DPD PDIP Bengkulu, Seluruh DPC Mantap Usung Megawati Jadi Ketum
Festival buraidah

Berita Utama

Inilah Festival Buraidah, Pasar Kurma Terbesar di Dunia
Kerusuhan di Jakarta

Berita Utama

Buntut Rusuh Aksi 22 Mei, Pemerintah Batasi Fitur Medsos
Macet Taba Penanjung

Berita Utama

Jalan Lintas Bengkulu Kepahiang Belum Normal
GMC Gerhana Matahari Cincin

Berita Utama

1 September 2016, Gerhana Matahari Cincin Terlama Bisa Diamati dari Provinsi Bengkulu
Prabowo SBY

Berita Utama

Jenderal Kardus Vs Jenderal Baper
error: Konten ini dirpoteksi !!