Home / Berita Utama / Rejang Lebong / Seni dan Budaya

Kamis, 22 Maret 2018 - 07:29 WIB

Tuan Rumah Sambung Rasa Nasional Adat Nusantara, RL Jadi Tempat Kumpul Para Raja

Siman Yasif

Siman Yasif

PROGRES.ID, REJANG LEBONG – Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu akan didatangi puluhan raja se-Nusantara pada tanggal 30 Maret hingga 1 April 2018 mendatang. Kedatangan para raja ini untuk melaksanakan acara sambung rasa adat Nusantara.

“Topik yang diusung dalam sambung rasa ini adalah kemulian desa (Deca) dan makrifat adat Nusantara yang diusung Asosiasi Keraton dan Kerajaan se Indonesia (AKKI),” terang Tarsius Samuji kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Rejang Lebong melalui Kabid Kebudayaan, Siman Yasif, Kamis (22/3/1018).

Baca Juga |  Tanah Longsor Ancam Delapan Rumah Warga di Desa Taba Renah

Peserta dan narasumber nantinya Raja, Ratu dan Sultan serta para pemangku maupun tokoh adat dari seluruh Indonesia. Selain itu, ada para pakar, anggota DPR RI dan DPD RI yang berkepentingan dengan masalah adat dan desa.

Baca Juga |  Diduga Laka Tunggal, Warga Asal Medan Tewas di Siring

Selain para raja se Indonesia, rencananya juga akan hadir para raja dari beberapa negara diantaranya Malaysia, Brunai Darussalam dan Thailand.

Pada kesempatan itu juga, kata Siman, para raja akan mengunjungi daerah wisata dan situs budaya yang ada di Rejang Lebong antara lain situs budaya Batu Menangis di objek wisata Suban Air Panas.(asb)

Share :

Baca Juga

Penataan Dapil

Politik

Pemilu 2019 di RL, Dapil Tetap 4, Kursi Tetap 30, Apa yang Berubah?
Bantuan

Rejang Lebong

Serahkan Bantuan Korban Kebakaran, Wabup Rejang Lebong Berpesan Seperti Ini
Asian

Berita Utama

Film “Crazy Rich Asians” Patahkan Stereotip Orang Asia

Hukum

Polisi Selidiki Dugaan Penyimpangan ADD dan DD Desa Air Mundu

Berita Utama

Heboh, Aksi Gantung Diri Live di Facebook

Berita Utama

Dinilai Berkomitmen Jaga Lingkungan, Walikota Helmi Hasan Terima Penghargaan Adipura dari Menteri LHK
Rapat BBM

Berita Utama

BPH Migas Bakal Tambah Kuota Solar Bengkulu 112,9 Kilo Liter
saham

Berita Utama

Pasar Saham AS Terjun Bebas, Trump Salahkan Bank Sentral
error: Konten ini dirpoteksi !!