Home / Berita Utama / Internasional

Selasa, 12 Oktober 2021 - 08:06 WIB

Uni Eropa Janjikan Lebih Banyak Bantuan bagi Warga Afghanistan

PROGRES.ID –

Uni Eropa akan memberi lebih banyak “bantuan langsung” ke Afghanistan guna mencegah bencana kemanusiaan. Demikian diumumkan kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrell pada Senin (11/10).

Mengetahui ekonomi Afghanistan berada di ambang kehancuran, sementara kelaparan dan krisis besar kemanusiaan membayangi, menurut Borell, ada kebutuhan mendesak untuk memberi lebih banyak bantuan ke negara itu.

“Kami akan memberi bantuan melalui mitra-mitra multilateral kami, dengan tetap menghormati prinsip-prinsip keterlibatan kami yang telah disepakati,” katanya. Tetapi ia bersikeras, tidak berarti Uni Eropa mengakui pemerintahan Taliban. Ia menegaskan, blok itu hanya akan melanjutkan kerja sama pembangunan reguler setelah Taliban memenuhi “lima tolok ukur” yang disyaratkan Uni Eropa,” ujar Borrell.

Tolok ukur itu mencakup tidak menjadikan Afghanistan sebagai basis terorisme internasional, menghormati aturan hukum dan hak asasi manusia, dan mengizinkan kepergian warga asing dan warga Afghanistan yang berisiko.

Sebelum Taliban mengambil alih kekuasaan pada Agustus, ekonomi Afghanistan bergantung pada bantuan internasional, yang mencapai 75% dari anggaran belanja. Negara itu mengalami krisis likuiditas karena aset-asetnya masih dibekukan di Amerika dan negara-negara lain. Pemberian bantuan dari organisasi internasional sementara ini ditunda. [ka/lt]

logo voa indonesia

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Aktor Senior Hollywood Ini Favoritkan Film Indonesia The Raid 2

Berita Utama

Banyak yang Tak Rela Melepas Masa Jaya Video Kaset

Berita Utama

Upaya Evakuasi AS ‘Tidak Terganggu’ oleh Serangan Roket di Bandara Kabul

Berita Utama

Presiden Filipina Beri Selamat Maria Ressa, Peraih Nobel Perdamaian

Berita Utama

KPK Geledah 2 Ruangan di Kejati Dan 6 Ruangan di Balai Sungai Wilayah Sumatera VII

Berita Utama

Partai Politik Jerman Tawar-Menawar Tentukan Pemerintahan Selanjutnya

Berita Utama

Rio Haryanto Tersingkir di Putaran 18

Berita Utama

Junta Militer Ambil Alih Kekuasaan, Guinea Optimistis