Walikota Bengkulu Helmi Hasan Usul Tambahan Armada Damkar ke Kemendagri

Maret 1, 2019
Berita Utama Kota Bengkulu 0   317 views 0
Walikota Bengkulu Helmi

Pertemuan Walikota Bengkulu dengan pihak Kemendagri (Foto: Media Center Pemkot Bengkulu)

PROGRES.ID, JAKARTA – Walikota Bengkulu Helmi Hasan mengusulkan tambahan armada pemadam kebakaran (damkar) ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) senilai Rp 11 Miliar.

“Kami datang ke sini untuk menyampaikan proposal bantuan berupa armada untuk membantu tupoksi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bengkulu,” kata Walikota Helmi Hasan didampingi Kadis PBK Kota Bengkulu Saipul di Kantor Kemendagri, Kamis (28/2/2019).

Kedatangan Walikota Helmi Hasan ini diterima oleh Kasubid Sarana dan Prasarana Grace. Dalam pertemuan ini, Helmi Hasan menyampaikan alasan mengapa Pemkot Bengkulu sangat membutuhkan penambahan armada.

“Sejak tahun 2008 Kota Bengkulu tidak pernah mendapat tambahan armada damkar, sementara armada yang dimiliki Pemkot Bengkulu saat ini mayoritas kondisinya rusak berat dan sebagian lagi rusak ringan,” sampainya.

Merespon pengajuan proposal ini, Kasubid Sarana dan Prasarana Grace mengungkapkan, Kemendagri akan memasukkan usulan dari Pemkot Bengkulu ini ke database untuk kemudian diusulkan mendapatkan bantuan dalam bentuk hibah.

Sementara itu, Kadis PBK Kota Bengkulu Saipul berujar, saat ini Pemkot Bengkulu memiliki 13 armada pemadam kebakaran dengan kondisi 5 rusak berat dan 8 rusak ringan.

“Dengan kondisi itu, Dinas Pemadam harus bekerja keras mengcover 9 wilayah kecamatan yang ada di Kota Bengkulu,” ujarnya.

Untuk diketahui, dalam usulan proposal ini, Pemkot Bengkulu mengusulkan mobil brandweer PBK 3 unit, mobil tangga/hidrolik 2 unit, mobil tanki 10 unit, mobil patroli provost 2 unit, mobil ambulans 1 unit, dan peralatan kerja sarana prasarana yaitu baju tahan panas untuk 9 pos, 50 stel. (rilis/hdn/pariwara)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.