Home / Berita Utama / Internasional

Selasa, 21 September 2021 - 20:39 WIB

Warga Kanada Pilih ‘Rencana Progresif’

PROGRES.ID –

Warga Kanada memberi Partai Liberal yang dipimpin Perdana Menteri Justin Trudeau kemenangan dalam pemilihan parlemen Senin (20/9), tetapi upayanya untuk memenangkan mayoritas kursi gagal dan hampir mencerminkan hasil pemilihan dua tahun lalu.

Trudeau yang berusia 49 tahun mengalirkan daya tarik dari ayahnya, ikon Liberal dan mendiang Perdana Menteri Pierre Trudeau, ketika ia pertama kali memenangkan pemilihan pada tahun 2015 dan telah memimpin partainya ke posisi teratas dalam dua pemilihan sejak itu.

Partai Liberal memimpin dengan 156 kursi, kurang satu dari yang dimenangkan tahun 2019, dan kurang 14 dari 170 yang dibutuhkan untuk mayoritas di House of Commons (Majelis Rendah).

Partai Konservatif memperoleh 121 kursi, jumlah yang sama yang mereka menangkan pada 2019.

PM Kanada Justin Trudeau, didampingi istrinya Sophie Gregoire dan anak-anak mereka Ella-Grace dan Xavier mengacungkan jempol kepada para pendukungnya, saat berlangsungnya pesta malam pemilihan Liberal di Montreal, Quebec, Kanada, 21 September 2021. (REUTERS)

PM Kanada Justin Trudeau, didampingi istrinya Sophie Gregoire dan anak-anak mereka Ella-Grace dan Xavier mengacungkan jempol kepada para pendukungnya, saat berlangsungnya pesta malam pemilihan Liberal di Montreal, Quebec, Kanada, 21 September 2021. (REUTERS)

Partai Demokrat Baru yang berhaluan kiri mengumpulkan 27 kursi, tiga kursi lebih banyak daripada sebelumnya, sedangkan Blok Québécois yang berbasis di Quebec memperoleh jumlah yang sama sebelumnya dengan 32 kursi, dan Partai Hijau turun menjadi dua.

“Saya mendengar Anda ketika Anda mengatakan Anda hanya ingin kembali ke hal-hal yang Anda sukai dan tidak khawatir dengan pandemi atau pemilu ini,” kata Trudeau.

Trudeau memasuki pemilihan ketika dia memimpin pemerintahan yang stabil yang tidak terancam akan digulingkan.

Pihak oposisi tanpa henti menuduh Trudeau mengadakan pemungutan suara awal yang tidak perlu dua tahun sebelum batas waktu, untuk memenuhi ambisi pribadinya. [lt/uh]

logo voa indonesia

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Aung San Suu Kyi Sakit, Tidak Hadir di Pengadilan

Berita Utama

Kelompok Pemuda Hijrah dari Bekasi Siap Hadiri Jambore Pemuda Hijrah di Kota Bengkulu
Minyak Arab Saudi

Berita Utama

Arab Saudi: Pasokan Minyak Dunia Mencukupi dan Cadangan Bertambah

Berita Utama

Tema Vaksinasi Dominasi Festival Dewa Gajah di India 

Berita Utama

Sekitar 100 Warga Lebong Ikuti Pengobatan Gratis di Gereja Katholik St. Matius

Berita Utama

Gajah Punya Hak Hidup Seperti Halnya Manusia

Berita Utama

Tren Serangan terhadap Pembela HAM Makin Meningkat

Berita Utama

Lebih 12.000 Migran Haiti Cari Suaka di Texas