Home / Gadget dan Teknologi

Minggu, 21 Agustus 2016 - 22:23 WIB

Windows 10, Windows Terakhir yang Belum Stabil

Perkenalan sistem operasi Windows 10 pada Januari 2015 | Foto: Blogs.Microsoft.com

Perkenalan sistem operasi Windows 10 pada Januari 2015 | Foto: Blogs.Microsoft.com

PROGRES.ID, JAKARTA – Windows 10 digadang-gadang akan menandai revolusi Microsoft di lini bisnis sistem operasi. Windows 10 akan menjadi sistem operasi pertama Microsoft yang mendukung muti-platform, baik di perangkat mobile maupun PC. Kabar terakhir malahan menyebutkan bahwa Windows 10 besar kemungkinan akan dapat menjalan aplikasi lintas-platform, yakni aplikasi iOS dan Android.

Belum lama dirilis, Microsoft secara mengejutkan mengumumkan bahwa sistem opeasi Windows 10 adalah `generasi terakhir` dari sistem operasi Windows yang selama ini mereka andalkan. Linda Dwiyati, Consumer Channels Group Director Microsoft Indonesia menyatakan bahwa tidak ada lagi Windows 11 atau 12 dan seterusnya sebagai pengganti windows 10.

“Benar, Windows 10 adalah Windows terakhir. Tak akan ada yang namanya Windows 11 atau Windows 12,” ujar Linda disela-sela acara Windows 10 Anniversary update, di KOI Kemang, Jakarta. (19/08/2016) seperti dikutip Detik.com.

Istilah “Windows terakhir” itu, bukan berarti Microsoft akan membunuh produk sistem operasi yang membesarkannya. Mereka hanya mengubah cara merawat sistem operasi terbaru itu.

Baca Juga |  Oktober 2016 Ini, Celine Evangelista Jadi Trending Pencarian di Google

Jerry Nixon, developer evangelist dari Microsoft, mengungkapkan bahwa sistem operasi Windows tidak akan punah, malahan, nama sistem operasi Windows 10 rencananya akan digunakan sebagai `nama abadi` produk sistem operasi dari Microsoft.

“Saat ini kami merilis Windows 10 dan karena Windows 10 merupakan versi terakhir Windows, kami semua masih bekerja membuatnya,” ujar Nixon seperti yang dirilis The Verge

Kemungkinan yang bisa terjadi adalah namanya tidak berganti dan tak akan ada perubahan besar-besaran layaknya dari Windows XP ke Windows 7 dan sejenisnya. Sistem operasi itu akan tetap dirawat dengan pemutakhiran atau update rutin.

Pada masa yang akan datang, Windows 10 kemungkinan akan mengusung konsep Windows as a service. Ide mengenai Windows as a service sendiri sudah lama mereka bahas. Sayangnya mereka tak merangkum sebuah penjelasan detil mengenai dampak ide ini terhadap Windows masa mendatang.

Baca Juga |  Setelah Menjadi Juara Dunia, Mahasiswa UPI Jajal Sirkuit Fiorano Italia

Sebagai contoh, per tanggal 2 Agustus ini, Microsoft merilis update Anniversary Windows 10, pembaruan yang dirilis Microsoft ini memang bukan sekadar update. Sebab Microsoft juga membenamkan sejumlah fitur inovatif yang semakin memanjakan pengguna Windows 10.

Mulai dari Sticky Notes yang terintegrasi dengan browser Microsoft Edge, Sketchpad, sebagai pengganti kanvas untuk menggambar, dan Screen Sketch yang memungkinkan pengguna corat-coret langsung di atas tampilan web untuk highlight sesuatu.

Konsep dan fitur yang menarik sebenarnya. Tapi beberapa saat setelah update Annivesary ini dirilis banyak laporan terkait update Windows 10 Anniversary yang bikin sejumlah PC ngehang. Raksasa software ini pun mengaku tengah mencari solusinya. Bukannya menjadi lebih baik, perangkat tersebut justru ‘membeku’ ketika digunakan. Nah, Lho ?

Share :

Baca Juga

Mesin ADM

Berita Utama

Pemprov Jawa Timur Luncurkan Mesin Anjungan Dukcapil Mandiri
SBY di Cikeas

Berita Utama

Di Google Trends Kata Kunci ‘4 November’ Masih Kalah dengan ‘Lebaran Kuda’

Berita Utama

Minggu Depan, Ponsel Legendaris Nokia 3310 Akan Kembali Dirilis Ulang

Berita Utama

Pokemon Go Resmi Meluncur di Indonesia
Menlu

Gadget dan Teknologi

Indonesia-Jepang Tanda Tangani Kerja Sama Alutsista dan Transfer Teknologi
Sensus online

Berita Utama

Sudah Zamannya Serba Digital, Gubernur Rohidin: Sudah Wajar Sensus Online
Mobil swakemudi

Berita Utama

Benarkah Apple akan Ciptakan Transportasi Swakemudi?
Mark Zuckerberg

Berita Utama

Facebook Kembali Tolak Batasi Target Iklan Politik
error: Konten ini dirpoteksi !!