Home / Berita Utama / Hukum

Kamis, 26 Januari 2017 - 21:30 WIB

Rektor UII Yogya Mengundurkan Diri Pasca Tragedi Diksar Mapala

Semboyan Mapala Unisi UII yogya yang kini telah dibekukan kelembagaannya | Foto : FB Mapala Unisi

Semboyan Mapala Unisi UII yogya yang kini telah dibekukan kelembagaannya | Foto : FB Mapala Unisi

PROGRES.ID, JAKARTA – Hari ini, Kamis (26/1/2017), Rektor Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta Harsoyo mengundurkan diri pasca tragedi The Great Camping Mapala Unisi di Gunung Lawu yang berujung meninggalnya tiga orang mahasiswa.

Pengunduran itu diumumkan Harsoyo seusai melakukan pertemuan tertutup dengan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Mohammad Nasir di Kantor Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) wilayah V Yogyakarta.

Baca Juga |  Akrab, Begini Selfie 3 Bakal Paslon Jelang Tes Kesehatan

“Di depan Menristek Dikti dan Koordinator Kopertis Wilayah V, saya menyatakan mengundurkan diri dari jabatan Rektor UII sebagai bentuk tanggung jawab moral atas kejadian tersebut,” kata Harsoyo di Kantor Kopertis Wilayah V Yogyakarta, dilansir Elshinta (26/1).

Secara khusus, Harsoyo juga meminta maaf orang tua mahasiswa yang meninggal dunia dan juga seluruh peserta diksar ‘The Great Camping’.

Menristek Dikti mengapresiasi tindakan pengunduran diri Harsoyo tersebut. Dia berpesan agar kasus serupa tidak terulang lagi dan meminta UII mengusut tuntas kasus diksar mapala unisi ini.

Baca Juga |  Meninggalnya 2 Peserta Diksar Mapala UII, Antara Hipotermia Atau Tindak Kekerasan ?

Seperti diberikan sebelumnya, tiga orang mahasiwa peserta meninggal dunia dengan dugaan karena tindak kekerasan oleh panitia diksar bertajuk “The Great Camping” di Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, tersebut.

Garis polisi dipasang di lokasi Diksar Mapala UII Yogya, di lereng Gunung Lawu, Karang Anyar | Foto : Tribun

Keseluruhan peserta telah difasilitasi untuk pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit JIH Yogyakarta, dan ditemukan 10 mahasiswa mengalami luka-luka. Sementara itu, pihak UII sendiri telah membekukan Mapala Unisi untuk jangka waktu yang belum ditentukan. (dsy)

Share :

Baca Juga

Joe Biden

Berita Utama

Belum Dilantik, Biden Belum Punya Kewenangan dalam Pemerintahan AS
rusa norwegia mati

Berita Utama

Kawanan Rusa dan Sapi di Norwegia Tewas Disambar Petir

Berita Utama

Jelang Aksi 313, Sekjen FUI Ditangkap Atas Tuduhan Makar
Sidang tahunan MPR RI

Berita Utama

Ketua MPR Berpesan Perbedaan Pilihan di Pemilu Jangan Buat Indonesia Pecah

Hukum

KPK Terus Usut Kasus Suap Bupati Klaten: Dinasti Politik Hingga Keterlibatan pihak Lain.
Festival buraidah

Berita Utama

Inilah Festival Buraidah, Pasar Kurma Terbesar di Dunia

Hukum

Selundupkan Sabu 10 Kg dari Malaysia, BNN ringkus 12 Orang di Medan.
hacker

Berita Utama

Lagi, Hacker Jebol 240 Miliar dari Server Electronic Art
error: Konten ini dirpoteksi !!