Home / Humaniora

Minggu, 18 Agustus 2019 - 16:50 WIB

1.493 Narapidana Lapas Bengkulu Dapat Remisi

Gubernur Bengkulu Dr. Rohidin Mersyah menyempatkan bertanya disela-sela pemberian SK remisi (Foto: Media Center/PROGRES.ID)

Gubernur Bengkulu Dr. Rohidin Mersyah menyempatkan bertanya disela-sela pemberian SK remisi (Foto: Media Center/PROGRES.ID)

Pemberian remisi

Gubernur Bengkulu Dr. Rohidin Mersyah menyempatkan bertanya disela-sela pemberian SK remisi (Foto: Media Center/PROGRES.ID)

BENGKULU, PROGRES.ID – Sebanyak 1.493 orang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bengkulu mendapatkan Remisi Umum (RU) 17 Agustus 2019. Narapidana yang mendapatkan RU tersebut tersebar di seluruh Lapas dan Rutan yang berada di wilayah Provinsi Bengkulu.

Dari 1.493 orang narapidana yang mendapatkan RU, 53 orang diantaranya langsung bebas (RU II).

“Sedangkan 1.440 orang narapidana yang mendapatkan Remisi Umum (RU I) masih menjalani sisa masa tahanannya,” sebut Kakanwil Kemenkumham Provinsi Bengkulu, Ilham Djaya saat pemberian Remisi Umum di Lapas Bentiring Bengkulu, Sabtu (17/08/2019).

Baca Juga |  Agama dan Media Sosial

Pada kesempatan itu, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah yang memberikan langsung Surat Keputusan Remisi kepada perwakilan narapidana.

Gubernur Rohidin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh narapidana yang mendapatkan Remisi pada HUT Kemerdekaan RI ini.

Gubernur mengingatkan kepada para narapidana, lembaga binaan ini bukanlah akhir dari segalanya, karena semua orang dapat saja tersandung pada masalah dan jatuh dalam hidup ini.

Baca Juga |  Pulang ke Bengkulu Disambut Antusias, Paskibraka Nasional Aisyah dan Sudrajat Terkesan

“Orang baikpun punya masalah, untuk itu yakinlah kita punya masa depan yang sangat baik. Yakinkan itu, cukuplah sekali ini saja, cukup dengan peristiwa ini saja. Sehingga tekadkan kita kembali ketengah keluarga dan masyarakat,” pesan Gubernur Rohidin Mersyah, dengan mata berkaca-kaca.

Gubernur berharap warga binaan di Lapas dapat berkurang, karena dirinya sangat prihatin dan kegelisahan yang luar biasa atas banyaknya warga binaan yang ada di Lapas Bengkulu saat ini.

“Jadikanlah peristiwa ini penutup dari segalanya dan kembalilah ke tengah masyarakat, sehingga kita dapat menjadi orang yang berguna bagi masyarakat,” tutupnya.(rilis)

Share :

Baca Juga

Ilustrasi perdagangan manusia

Humaniora

Pandemi Berlanjut, Perdagangan Manusia Memburuk?
Aliansi Jurnalis Independen

Berita Utama

Era Digital, Pers Indonesia Disandera Ancaman Lama
Gratis listrik

Berita Utama

Gratis dan Diskon Listrik Subsidi Sudah Bisa Diakses, Begini Caranya
social media

Berita Utama

Agama dan Media Sosial
kantor voa

Berita Utama

Tak Dapat Pembaruan Visa AS, Jurnalis VOA Kembali ke Indonesia
monumen Lincoln

Humaniora

Pemimpin Hak-hak Sipil AS Serukan Dialog Baru Soal Rasisme
rokok elektronik

Humaniora

WHO Serukan Perketat Penggunaan Rokok Elektronik
Savannah

Humaniora

Terlahir Tanpa Lengan Kiri, Perempuan ini Menginspirasi di Tengah Pandemi
error: Konten ini dirpoteksi !!