Home / Berita Utama / Internasional

Jumat, 7 April 2017 - 21:19 WIB

Kemenlu Terus Lakukan Penyelidikan Terkait TKI yang Disandera di Riyadh

Foto Ilustrasi: Merdeka.com

Foto Ilustrasi: Merdeka.com

PROGRES.ID, JAKARTA- Direktur Jendral Perlidungan Warga Negara Indonesia Kementerian Luar Negeri Muhammad Iqbal terus melakukan penyelidikan terkait para Tenaga Kerja (TKI) yang disandera di Riyadh.

Seperti yang dilansir Kompas, adanya informasi yang mengatakan sebanyak 300 TKI yang disandera trsebut Iqbal menegaskan bahwa tidak pernah membuat pernyataan mengenai 300 TKI tersebut.

“Kabar adanya penyandraan terhadap 300 TKI kita di Riyadh tersebut dikabarkan seorang sandera yang berhasil dipulangkan ke Indonesia,” ungkap Iqbal di kantor Kemenlu, Jakarta Jumat (7/4/2017).

Baca Juga |  Apresiasi, Komisi I DPRD Kota Bengkulu Kunjungi Monitoring Center

Namun, Kemenlu sudah mendapat kabar bahwa para TKI yang diduga berangkat tak sesuai prosedur itu disandera oleh perusahaan bernama Al-Jeraisy di Riyadh.

Meski demikian, Pemerintah Indonesia telah berhasil memulangkan 10 orang TKI yang bermasalah. 10 orang TKI tersebut berhasil dipulangkan setelah perwakilan pemerintah Riyadh mendatangi kantor perusahaan Al-Jeraisy di Riyadh.

Baca Juga |  Ditunjuk Jadi Ketua IJTI Bengkulu, Ini Program Herry Supandi

Sementara itu, menurut Iqbal perusahaan tersebut memang telah lama bekerjasama dengan perusahaan yang berada di Indonesia untuk merekrut tenaga kerja dari berbagai daerah.

Hingga saat ini, pengiriman TKI secara ilegal masih terus berlangsung. Data KBRI per November 2015, dari 228.846 TKI di

Kota Riyadh, 5.000 di antaranya berstatus sebagai pekerja ilegal. Mereka tidak memiliki izin tinggal (overstayers) dan tidak memiliki dokumen perjalananan.(dsy)

Share :

Baca Juga

Seleksi CPNS

Berita Utama

Pemkab Bengkulu Utara Umumkan Hasil Seleksi CPNS 2019, Ini Link Unduhnya
Joko Widodo

Berita Utama

Jokowi Klaim Indeks Pembangunan Manusia Meningkat dan Angka Pengangguran Turun
Husni Rizal

Berita Utama

Ketua PT Bengkulu Lantik Nurjusni Jadi Ketua PN Kepahiang
Peluncuran IKP 2020

Berita Utama

Luncurkan IKP, Bawaslu Sebut Provinsi Bengkulu 5 Besar Daerah Rawan Pilkada 2020
ilustrasi gempa

Berita Utama

Gempa Magnitudo 5,7 Terasa di 10 Daerah di Provinsi Bengkulu dan Sumbar

Berita Utama

BMKG Akan Siarkan Langsung Streaming GMT di 7 Kota

Berita Utama

Harga Getah Karet Muko-Muko Naik Rp.500, Petani Dihimbau Sadap Sendiri
Susi dapat penghargaan

Berita Utama

Dinilai Mampu Tangani Pencurian Ikan, Menteri Susi Dapat Penghargaan WWF-Internasional
error: Konten ini dirpoteksi !!