Home / Internasional

Jumat, 6 November 2020 - 09:40 WIB

Penghitungan Suara Berlanjut, Biden Minta Semua Pihak Sabar

Joe Biden - Donald Trump (Foto: AP via  VOA Indonesia)

Joe Biden - Donald Trump (Foto: AP via VOA Indonesia)

PROGRES.ID – Hasil pemilihan presiden Amerika tetap belum menentu pada Kamis (5/11/2020). Joe Biden, calon presiden AS dari Partai Demokrat mendekati mayoritas Electoral College (suara perwakilan) dan Presiden Donald Trump menuntut penghitungan suara dihentikan.

Trump melontarkan tuntutannya sementara Partai Republik mengajukan gugatan hukum atas tuduhan penyimpangan tabulasi surat suara.

Biden memimpin dalam perolehan suara elektoral 253-214, dan mayoritas 270 dibutuhkan untuk mengklaim kursi kepresidenan untuk masa jabatan empat tahun. Namun, penghitungan suara masih berlangsung di empat negara bagian yang akan menentukan hasil pemilihan, yaitu Georgia dan Pennsylvania di bagian timur Amerika dan negara bagian barat Arizona dan Nevada yang berbatasan.

Baca Juga |  Filipina Jadi Negara Pertama yang Tutup Pasar Keuangan Akibat Corona

Pada Kamis (5/11) sore, Biden muncul sebentar di Wilmington, Delaware, mengatakan, “setiap surat suara harus dihitung.”

“Begitulah cara rakyat Amerika mengekspresikan keinginannya,” Biden menambahkan. “Itu adalah keinginan para pemilih, tak seorang pun – dan tidak ada hal-hal lainnya – yang menentukan pemilihan Presiden Amerika Serikat.”

Baca Juga |  Chevron Resmi Akuisisi Noble Energy Senilai $ 4,1 Miliar

Mantan wakil presiden itu juga menyatakan bahwa “demokrasi terkadang berantakan, sehingga diperlukan sedikit kesabaran.”

Joe Biden menyampaikan dirinya bersama pasangan wakil presiden, Senator Kamala Harris, terus “merasa sangat senang dengan perkembangan yang ada.”

“Kami yakin jika penghitungan selesai, saya dan Senator Harris akan menjadi pemenang,” Biden menegaskan lebih lanjut.

Trump unggul di Georgia dan Pennsylvania dan Biden memimpin di dua negara bagian lainnya, dengan keunggulan yang masih bisa berubah. [mg/pp]

Logo VOA Indonesia

Share :

Baca Juga

Situs di ayodhya

Internasional

MA India Akhirnya Izinkan Bekas Masjid yang Hancur Tahun1992 Dibangun Kuil
Muslim Amerika

Berita Utama

Pengalaman Pertama Tarawih di Amerika

Internasional

Kecam Latihan Militer Korsel dan AS, Korea Utara Luncurkan Empat Rudal Balistik Sebagai Respon
Blaine ALan Gibson

Internasional

Ditemukan Puing MH370 di Pantai Timur Madagaskar

Entertainment

Rusia Tunjuk Steven Seagal Utusan Khusus

Berita Utama

Cerita Musala di Kampus Universitas George Washington
Bangkok

Berita Utama

Ledakan Bom di Bangkok, KBRI Pastikan Tak Ada WNI Jadi Korban
Mantan Dubes AS untuk Ukraina

Internasional

Ukraina Selidiki Kemungkinan Terjadinya Pengintaian Rahasia atas Dubes AS
error: Konten ini dirpoteksi !!