Home / Internasional

Jumat, 7 September 2018 - 07:07 WIB

Terbitkan Opini Anonim, Trump Desak New York Times Ungkap Nama Penulis

Presiden AS, Donald Trump mendengarkan pertanyaan dari media tentang sebuah artikel opini yang dimuat di Harian New York Times di Gedung Putih, Washington, 5 September 2018 (Foto: Reuters via VOA Indonesia)

Presiden AS, Donald Trump mendengarkan pertanyaan dari media tentang sebuah artikel opini yang dimuat di Harian New York Times di Gedung Putih, Washington, 5 September 2018 (Foto: Reuters via VOA Indonesia)

Donald Trump

Presiden AS, Donald Trump mendengarkan pertanyaan dari media tentang sebuah artikel opini yang dimuat di Harian New York Times di Gedung Putih, Washington, 5 September 2018 (Foto: Reuters via VOA Indonesia)

PROGRES.ID – Menteri Luar Negeri Amerika Mike Pompeo mengatakan Kamis (6/9/2018) bahwa dia bukan sumber dari sebuah artikel opini tanpa nama penulisnya di harian New York Times yang mengatakan semua prestasi pemerintahan Trump telah dicapai meskipun gaya kepemimpinan Presiden Donald Trump yang “picik dan tidak efektif.”

Baca Juga |  Trump Tegaskan Perubahan Iklim Bukan Hoaks

Berbicara dalam kunjungan ke India, Pompeo menyebut artikel itu “menyedihkan” dan mengatakan “upaya media itu dalam hal ini untuk merongrong pemerintahan sekarang sangat menggelisahkan.”

Wakil Presiden Mike Pence juga membantah menulis opini itu, dan wakil kepala stafnya mengatakan bahwa kantor Pence “tidak melakukan tindakan amatir serendah itu.”

Trump Minta NYT Ungkap Kritikus Anonim Gedung Putih

Baca Juga |  Korea Utara Eksekusi Mati Lima Pejabat Senior Dengan Senjata Anti Pesawat

Surat kabar New York Times mengatakan penulis opini itu adalah pejabat senior pemerintahan yang posisinya akan terancam jika identitasnya diumumkan.

Penulis anonim itu menegaskan tindakan terburuk presiden sering digagalkan oleh stafnya sendiri.

Penulis artikel di New York Times itu menulis bahwa “mungkin tidak banyak memberikan kelegaan pada era yang kacau ini” tetapi dia ingin agar rakyat Amerika tahu bahwa “ada orang-orang dewasa dalam pemerintahan.”

Setelah artikel itu diterbitkan hari Rabu (5/9), Trump menanggapinya dengan serangkaian komentar , termasuk dengan cuitan di Twitter yang meminta surat kabar itu menyebutkan sumbernya. [lt]

Share :

Baca Juga

Berita Utama

Korea Utara Eksekusi Mati Lima Pejabat Senior Dengan Senjata Anti Pesawat

Berita Utama

Rio Haryanto Finis Urutan 17, Rosberg Menangi GP Formula 1 Bahrain
saham

Berita Utama

Pasar Saham AS Terjun Bebas, Trump Salahkan Bank Sentral
Uber dan Grab

Berita Utama

Merger, Singapura Denda Grab dan Uber $9,5 Juta
Kebakaran hutan di australia

Internasional

Usai Kebakaran, Australia Bersiap Hadapi Banjir
misi mars uni emirat arab

Berita Utama

Uni Emirat Arab Luncurkan Misi ke Mars dengan Roket Jepang
Situasi pasar

Internasional

Pekerjaan Perempuan Lebih Terdampak Pandemi Dibanding Pria

Berita Utama

Trump: Terlalu Cepat Tuduh Rusia Retas Pemilu AS
error: Konten ini dirpoteksi !!