PROGRES.id, REJANG LEBONG – Minimnya sosialisasi tentang Kartu Indonesia Sehat (KIS) di wilayah Kabupaten Rejang Lebong disinyalir menjadi penyebab rendahnya serapan kartu tersebut.

Kepala BPJS Kesehatan Curup, Adriansyah melalui Kepala Unit (Kanit) Umum dan Keuangan yang juga Panitia Pendistribusian KIS, Zaipan Povianda mengakui bahwa belum ada serapan KIS di tempat pelayanan kesehatan.

“Hingga saat ini belum ada serapan KIS, semua warga yang berobat selain BPJS Kesehatan, ikut kategori umum, belum ada sama sekali yang pakai KIS,” terang Zaipan.

Ia membantah BPJS Kesehatan tak melakukan sosialisasi. Bahkan BPJS sudah melakuakn sosialisasi KIS sejak November 2015.

“Kami terus sosialisasi, bahkan sejak akhir tahun 2015. Pertama kali kami sosialisasi di salah satu rumah makan di Kecamatan Curup Selatan. Bahkan, waktu itu acara sosialisasi dibuka langsung Bapak Andi Roslinsyah selaku Plt Bupati RL.Selanjutnya, kami sosialisasikan lagi di tempat-tempat umum lainnya,” terang Zaipan.

Menurut Zaipan, mengurus KIS tak sulit, sama seperti mengurus kartu BPJS Kesehatan.

“Mengurus KIS juga tidak susah, datang saja ke kantor BPJS, isi formulir dan syarat lain, terus selesai. Sama halnya seperti mengurus kartu BPJS Kesehatan,” tandasnya.(dam)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.