Wagub Rosjonsyah: Indonesia Targetkan Bebas Stunting 2030

Harganas Momentum Tepat Ingatkan Pemenuhan Gizi Keluarga

Media Center Pemprov Bengkulu
Podcast Wagub
Wagub Rosjonsyah saat menjadi narasumber Podcast BKKBN Perwakilan Provinsi Bengkulu (Foto: Media Center Prov Bengkulu/PROGRES.ID)

BENGKULU, PROGRES.ID – Hari Keluarga Nasional (Harganas) harus menjadi momentum mengingatkan masyarakat akan pentingnya pemenuhan gizi keluarga. Ini salah satu hal penting untuk mencegah dan menekan angka stunting pada anak. Demikian diungkapkan Wakil Gubernur (Wagub) Bengkulu Rosjonsyah saat menjadi narasumber talkshow radio streaming BKKBN pada program OBSKEN (Obrolan Keren Seputar BKKBN) di kantor BKKBN Perwakilan Bengkulu pada Rabu (29/06/2022).

“Harganas 2024 nanti, angka stunting sudah harus tertekan atau harus tuntas. Ini bisa berhasil jika pemenuhan gizi keluarga terpenuhi,” ucap Rosjonsyah.

Ia menjelaskan, penurunan angka stunting merupakan agenda nasional untuk menuju manusia Indonesia yang sehat dan produktif pada masa depan.

“Percepatan penurunan stunting merupakan agenda prioritas nasional. Terdapat 5 pilar dalam strategi nasional (Stranas) dalam percepatan penurunan stunting. Pertama komitmen dan visi kepemimpinan tertinggi negara. Kedua kampaye nasional dan komunikasi terhadap perubahan prilaku. Ketiga kovergensi, kordinasi dan konsolidasi program pusat, daerah dan desa. Keempat gizi dan ketahanan pangan dan terakhir pemantauan dan evaluasi,” terang Wagub Rosjonsyah.

Menurut Rosjonsyah, keluarga merupakan tonggak pertama yang harus bisa mencegah terjadinya stunting. Dengan memulai pencegahan sejak sebelum perkawinan sampai 1.000 hari fase kehidupan.

“Kita semua berharap adanya TPPS bisa menjadi pioner terdepan percepatan penurunan angka stunting di Provinsi Bengkulu,” kata Rosjonsyah.

Ia menerangkan bahwa negara menargetkan Indonesia memiliki manusia yang sehat bebas stunting pada 2030 nanti.

“Dalam pencegahan stunting, kami pemerintah mengharapkan dapat ditangani sesuai target yaitu penurunan prevalensi stunting 14% di tahun 2024 sehingga nanti demografi Indonesia di tahun 2030 melahirkan generasi yang produktif dan bebas stunting,” pungkas Rosjonsyah.

Untuk diketahui, peringatan HARGANAS 2024 akan diselenggarakan di Medan Provinsi Sumatra Utara mulai 5-7 Juli 2022.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.