Home / Nasional

Minggu, 8 Januari 2017 - 21:43 WIB

Latihan Bela Negara Untuk FPI Salahi Prosedur, Dandim Lebak Banten Dicopot.

Foto Latihan Bela Negara Bareng TNI | Foto : Instagram DPP_FPI

Foto Latihan Bela Negara Bareng TNI | Foto : Instagram DPP_FPI

PROGRES.ID, Jakarta – Pelatihan Bela Negara oleh TNI kepada sejumlah anggota Front Pembela Islam (FPI) dinilai menyalahi aturan yang berlaku di tubuh TNI. Buntutnya, Komandan Daerah Militer (Dandim) 06/03 Lebak, Banten, Letkol Czi Ubaidillah, dinyatakan bersalah oleh Kodam III/Siliwangi . Akibat kelalaian tersebut, Letkol Czi Ubaidillah dipecat dan akan digantikan pejabat baru.

Keputusan tersebut diambil setelah melalui pemeriksaan yang dilakukan Kodam III Siliwangi dengan mendalami prosedur dan tata cara pelatihan Bela Negara yang diberikan Kodim 0603 Lebak bersama FPI pada Kamis, 05 Januari 2017.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilaksanakan oleh Kodam III/Siliwangi terhadap Dandim Lebak, ditemukan kesalahan prosedur, yaitu Dandim tidak lapor terlebih dahulu baik kepada Danrem maupun Pangdam III/Siliwangi sebelum menyelenggarakan kegiatan Bela Negara tersebut,” kata Letkol Arh M Desi Ariyanto, Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) III Siliwangi. Demikian dikutip dari Vivanews.com.

Baca Juga |  SS Terdakwa Pencabulan 60 Anak Divonis 9 Tahun

Lebih lanjut, Beliau menjelaskan prosedur yang seharusnya ditempuh yakni Dandim 06/03 Lebak terlebih dahulu harus melapor kepada Danrem 064/Maulana Yusuf, dan dilanjutkan ke Kodam III Siliwangi.

Foto latihan itu ramai beredar di media sosial setelah diunggah oleh DPP FPi di akun Instagramnya pada Sabtu, 07 Januari 2017 kemarin. Pada keterangan foto disebutkan latihan itu melibatkan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) FPI Banten dengan menggelar Pelatihan Pendahuluan Bela Negara (PPBN). Latihan dipimpin langsung oleh anggota TNI sebagai mentornya.

Baca Juga |  Sambil Lesehan Jokowi Umumkan Menteri, Ini Daftar Lengkapnya

Sementara itu di tempat terpisah, dilansir dari Rimanews.com, Ketua Setara Institute, Hendardi, menilai Pelatihan Bela Negara oleh TNI kepada sejumlah anggota Front Pembela Islam (FPI) dinilai absurd dan akan mempersulit upaya penegakan hukum atas aksi-aksi intoleran yang dilakukan kelompok tersebut.

“Langkah TNI melatih sejumlah anggota FPI juga mempertegas dugaan “kedekatan” TNI dengan kelompok Islam radikal semacam FPI yang hanya akan mempersulit penegakan hukum atas aksi-aksi intoleransi yang dilakukan kelompok ini,” ujar Hendardi dalam pesan rilisnya hari ini. (Dsy)

Share :

Baca Juga

archandra tahar

Berita Utama

Tersandung Kasus Dwikewarganegaraan, Archandra Tahar Diberhentikan

Hukum

KPK Terus Usut Kasus Suap Bupati Klaten: Dinasti Politik Hingga Keterlibatan pihak Lain.

Lingkungan

Perjalanan Migrasi, 10 Jenis Burung Ini Singgah di Bengkulu

Nasional

Biro Travel Nakal, Jamaah Bisa Umroh, Kerja dan Haji sekaligus

Berita Utama

Aksi 212 Digelar Besok; FPI, Rizieq Shihab dan KH Ma’ruf Amin Menyatakan Tidak Ikut

Berita Utama

Raja Salman Datang ke Indonesia; 1500 Orang, 7 Pesawat Boeing, Bawa 4 Unit Mercy, Serta 459 ton Barang Lainnya

Berita Utama

Saridjah Niung, Lagu Anak-Anak dan Google Doodle Hari ini

Berita Utama

Sambut Hari Pers, Jokowi Ajak Wartawan Tanding Futsal
error: Konten ini dirpoteksi !!