Walikota London Paling Rindu Minuman Ini Kala Puasa Sampai 19 Jam

Juni 7, 2016
Internasional 0   57 views 0

PROGRES.ID, LONDON – Berpuasa di negara beriklim tropis seperti Indonesia, paling lama harus dituntaskan selama 13 hingga 14 jam. Namun, di Eropa, salah satunya Inggris, umat Muslim harus berpuasa hingga 19 jam saat musim panas seperti Ramadan kali ini.

Walikota London, Sadiq Khan pun harus menuntaskan puasa selama 19 jam selama Ramadan bersama umat Muslim lainnya di Inggris.

Adalah kopi hangat, minuman yang paling dirindukannya saat menjalankan puasa dengan banyak aktifitas rapat.

“Kopi adalah minuman yang paling saya rindukan. Saya harus hadir di banyak rapat yang membosankan dan untuk tetap bertahan saya membutuhkan kopi,” tutur Khan yang di tulis Kompas.com mengutip harian Guardian, Minggu (5/6/2016).

Ia pun mengaku harus terbiasa menghilangkan kebiasaan minum kopi pada Ramadan ini.

“Tahun ini, sebagai persiapan, saya mencoba mengurangi kebiasaan saya minum kopi,” imbuh Khan.

Khan juga menulis dalam opininya bahwa Ramadan merupakan waktu paling baik bagi umat Muslim untuk berbuat kebaikan lebih dari bulan-bulan lainnya.

“Ramadan adalah waktu dan kesempatan paling baik untuk berbuat baik bagi masyarakat sekaligus menyingkirkan kecurigaan terhadap agama (Islam),” sambungnya.

Ia berharap, Ramadan tahun ini dapat mengakiri stigma buruk yang selalu ditudingkan terhadap Islam. Untuk menumbuhkan rasa saling menghormati dan memahami, ia menjelaskan bahwa berbuka puasa di London bisa dilakukan di gereja dan sinagoge.

“Cara terbaik bagi semua orang untuk memahami dan menghormati agama masing-masing adalah dengan berbagi pengalaman. Bulan Ramadan adalah cara terbaik untuk berbagi,” terang pria berdarah Pakistan ini.

Menurutnya, berbuka puasa dan berbagi makanan dan minuman buka puasa kepada non-Muslim akan mempererat persaudaraan serta menunjukkan bahwa Islam bukan agama menakutkan.(**)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.