Foto Latihan Bela Negara Bareng TNI | Foto : Instagram DPP_FPI

PROGRES.ID, Jakarta – Pelatihan Bela Negara oleh TNI kepada sejumlah anggota Front Pembela Islam (FPI) dinilai menyalahi aturan yang berlaku di tubuh TNI. Buntutnya, Komandan Daerah Militer (Dandim) 06/03 Lebak, Banten, Letkol Czi Ubaidillah, dinyatakan bersalah oleh Kodam III/Siliwangi . Akibat kelalaian tersebut, Letkol Czi Ubaidillah dipecat dan akan digantikan pejabat baru.

Keputusan tersebut diambil setelah melalui pemeriksaan yang dilakukan Kodam III Siliwangi dengan mendalami prosedur dan tata cara pelatihan Bela Negara yang diberikan Kodim 0603 Lebak bersama FPI pada Kamis, 05 Januari 2017.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan yang telah dilaksanakan oleh Kodam III/Siliwangi terhadap Dandim Lebak, ditemukan kesalahan prosedur, yaitu Dandim tidak lapor terlebih dahulu baik kepada Danrem maupun Pangdam III/Siliwangi sebelum menyelenggarakan kegiatan Bela Negara tersebut,” kata Letkol Arh M Desi Ariyanto, Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) III Siliwangi. Demikian dikutip dari Vivanews.com.

Lebih lanjut, Beliau menjelaskan prosedur yang seharusnya ditempuh yakni Dandim 06/03 Lebak terlebih dahulu harus melapor kepada Danrem 064/Maulana Yusuf, dan dilanjutkan ke Kodam III Siliwangi.

Foto latihan itu ramai beredar di media sosial setelah diunggah oleh DPP FPi di akun Instagramnya pada Sabtu, 07 Januari 2017 kemarin. Pada keterangan foto disebutkan latihan itu melibatkan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) FPI Banten dengan menggelar Pelatihan Pendahuluan Bela Negara (PPBN). Latihan dipimpin langsung oleh anggota TNI sebagai mentornya.

Sementara itu di tempat terpisah, dilansir dari Rimanews.com, Ketua Setara Institute, Hendardi, menilai Pelatihan Bela Negara oleh TNI kepada sejumlah anggota Front Pembela Islam (FPI) dinilai absurd dan akan mempersulit upaya penegakan hukum atas aksi-aksi intoleran yang dilakukan kelompok tersebut.

“Langkah TNI melatih sejumlah anggota FPI juga mempertegas dugaan “kedekatan” TNI dengan kelompok Islam radikal semacam FPI yang hanya akan mempersulit penegakan hukum atas aksi-aksi intoleransi yang dilakukan kelompok ini,” ujar Hendardi dalam pesan rilisnya hari ini. (Dsy)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.