PROGRES.ID, BENGKULU SELATAN – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN)  di kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bengkulu Selatan, Tris Miarti (56) yang juga warga jalan Bahmada Rustam Kelurahan Pasar Bau Kecamatan Kota Manna menjadi korban penjambretan di jalan Kartini kelurahan Kampung Baru sekitar pukul 16.25 WIB (3/4/2016).

Diketahui,  saat itu Tris melintas di Jalan Kartini dengan menggunakan sepeda motor bernomor polisi (nopo)  BD 3926 BS dengan membawa tas yag digantung pada setang motor.

Tas tersebut diketahui berisi dua unit handphone dan uang tunai sebesar Rp 1,8 Juta, KTP, SIM, dan sejumlah surat-surat penting lainnya.

Pada saat bersamaan melintas dua orang pemuda yang mengendarai sepeda motor merek Honda Blade dan langsung merampas tas milik korban.

“Yang ngambil tas saya itu orang yang duduk di belakang dan makai helm, sementara temannya yang mengendarai motor tidak makai helm,” ungkap Tris.

Salah seorang saksi, Yamin mengatakan bahwa ia beserta warga telah berusaha  mengejar  penjambret, namun sepeda motor pelaku begitu kencang sehingga pelaku berhasil melarikan diri.

“Pelaku sempat kami kejar dan kami lempari pakai batu, tapi kendaraan pelaku lebih kencang sehingga pelaku tidak dapat kami tangkap,” ujar Yamin.

Usai kejadian itu, Tris langsung melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Markas Polres Bengkulu Selatan. Kanit Pidum Polres Bengkulu Selatan, Ananda Marco Diaz mengatakan sudah menerima laporan tersebut dan melakukan olah TKP serta meminta keterangan sejumlah saksi.   (sar)

Facebook Comments

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.